Advertisement

Super Elang Jawa Kalah Lagi, Seto: Ini Alarm bagi Kami

Newswire
Kamis, 08 Desember 2022 - 19:07 WIB
Arief Junianto
Super Elang Jawa Kalah Lagi, Seto: Ini Alarm bagi Kami Pesepak bola Madura United FC Bayu Gatra Sanggi Awan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSS Sleman Nur Diansyah (kanan), Kamis (8/12/2022). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO — Setelah dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 1-3, PSS Sleman kembali harus menelan pil pahit. Menghadapi Madura United di laga lanjutan kompetisi putaran pertama pekan ke-13 BRI Liga 1 musim 2022/2023 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Kamis (8/12/2022), skuat Super Elang Jawa (Elja) keok dengan skor tipis 0-1.

Babak pertama bermain cukup menarik karena kedua kesebelasan tampil saling menyerang untuk bisa meraih tiga poin penuh pada pertandingan putaran pertama sistem bubble tanpa ada penonton.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Madura mendapat peluang emas pertama pada menit 22 setelah mendapat hadiah tendangan penalti karena ada pelanggaran di dalam kotak terlarang oleh pemain PSS. Pemain Madura United bernomor punggung 50, Hugo Gomes, gagal mengambil eksekusi, karena bola berhasil ditangkap kiper PSS, M Ridwan, sehingga tetap imbang 0-0.

Peluang kedua Madura melalui tendangan keras dari luar kotak penalti oleh Bayu Gatra, tetapi bola berhasil ditepis kiper M Ridwan, yang bermain percaya diri menyelamatkan gawangnya. Kedudukan imbang 0-0 ini, bertahan hingga babak pertama usai.

BACA JUGA: Jadwal Liga 1 2022/2023 Hari Ini: Ada PSS Sleman, PSM Makassar dan Bali United yang Bertarung

Memasuki babak kedua Madura melawan PSS masih bermain penuh semangat untuk bisa menciptakan gol ke gawang lawan. Madura yang diperkuat empat pemain asing terus melakukan tekanan, sedangkan PSS mengandalkan serangan balik cepat sering merepotkan barisan pemain belakang lawan.

Serangan Madura akhirnya mampu membuahkan gol menit ke-59 melalui tendangan Luiz Maecelo Lulinha yang memanfaatkan kemelut di depan gawang PSS. Ini mengubah kedudukan menjadi 1-0.

PSS yang ketinggalan satu gol terus memberikan tekanan ke pertahanan Madura. Pemain depan PSS, Hokky Caraka dan Irkham Mila yang mendapat sejumlah peluang belum mampu membuahkan gol.

Bahkan, PSS pada 10 menit terakhir babak kedua yang berhasil mengepung pertahanan Madura juga belum mampu menembus pertahanan Madura yang cukup solid.

Kedudukan 1-0 tetap bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan, Yudi Nurcahyo, meniup peluit panjang tanda babak kedua usai.

Pelatih Madura United FC, Fabio Araujo Lefundes seusai pertandingan mengatakan timnya sudah bekerja keras melawan PSS, tetapi timnya kondisi belum maksimal baik taktik maupun fisik pemain. Namun, Fabio menyampaikan selamat bagi timnya bisa meraih tiga poin.

Timnya meski sudah bermain maksimal, tetapi mereka bisa mengatasi dengan bermain bagus. "Kami dapat penalti, tetapi gagal gol dan sempat mengganggu permainan kami," kata Fabio.

Namun, timnya dapat keuntungan karena ada kesalahan kiper lawan sehingga dapat mencetak gol ke gawang PSS Sleman.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengatakan kekalahan atas Madura United ini menjadi alarm. "Hal ini, berawal dari kesalahan sendiri ke depan akan mencoba memperbaiki dan menjadi bahan evaluasi timnya untuk lebih baik," kata Seto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Update Covid 5 Februari 2023: Kasus Positif Naik 171, Sembuh 181 & Meninggal 1

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Simak! Ini 10 Gunung Termegah di Dunia

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement