Advertisement

Proliga 2023 Mulai Gunakan Teknologi Video Challenge, Alat serupa dengan VAR

Newswire
Sabtu, 31 Desember 2022 - 02:07 WIB
Jumali
Proliga 2023 Mulai Gunakan Teknologi Video Challenge, Alat serupa dengan VAR Pertandingan antara putri Jakarta BNI 46 melawan putri Jakarta Pertamina Energi pada Seri Ketiga Putaran Kedua Proliga 2020 di GOR UNY, Jumat (13/3/2020) sore. - Harian Jogja - Jumali

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Proliga Hanny S. Surkatty mengatakan pelaksanaan PLN Mobile Proliga 2023 bakal menggunakan teknologi video challenge, alat seperti Video Assistant Referee (VAR) pada sepak bola.

BACA JUGA: Gor Amongrogo Jadi Lokasi Grand Final Proliga 2023

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Teknologi terbaru ini, lanjut Hanny, didatangkan dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) lengkap dengan petugas yang mengoperasionalkannya.

"Keputusan menghadirkan video challenge ini memang permintaan dari klub dan sponsor agar kompetisi lebih menarik. Kami uji coba dulu di final four dan grand final," kata Hanny dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Penerapan teknologi ini baru bisa digunakan pada final four yang mulai bergulir di GOR Tri Dharma Gresik, 23-26 Februari untuk putaran pertama dan putaran kedua di GOR Sritex Arena Solo, 9-12 Maret, serta grand final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, 18-19 Maret.

Dengan kata lain, teknologi tersebut belum digunakan pada babak reguler Proliga 2023 yang dimulai di GOR Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada 5-8 Januari hingga putaran kedua seri terakhir di GOR UNY Yogyakarta pada 16-19 Februari. Alasannya karena keterbatasan waktu.

"Namun ke depan seluruh pertandingan dari babak reguler kami akan gunakan teknologi ini. Kami juga sedang memesan alat tersebut agar punya sendiri," ujar Hanny menambahkan.

"Adanya teknologi video challenge pada perhelatan PLN Mobile Proliga 2023, merupakan cabang olahraga pertama di Indonesia yang mengoperasionalkan alat canggih ini, pada sebuah kompetisi dalam negeri," kata Hanny menambahkan.

Proliga 2023 akan bergulir di delapan kota yakni Bandung, Purwokerto, Palembang, Gresik, Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Solo.

Adapun tim yang bersaing di sektor putra mengalami penambahan dari musim lalu enam tim menjadi delapan yakni Jakarta LavAni Allo Bank, Surabaya BIN Samator, Jakarta BNI 46, Jakarta Pertamina Pertamax, Palembang Bank SumselBabel, Kudus Sukun Badak, serta Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta STIN BIN yang hadir sebagai debutan.

Sementara pada sektor putri ada enam tim yaitu, Bandung Bank bjb Tandamata, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Fastron, Jakarta Elektrik PLN, dan Jakarta BIN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Update Covid 5 Februari 2023: Kasus Positif Naik 171, Sembuh 181 & Meninggal 1

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Simak! Ini 10 Gunung Termegah di Dunia

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement