6 Anak di Sleman Terpapar Radikalisme, Kesbangpol Lakukan Asesmen
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Foto ilustrasi kegiatan sepakbola. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Sekolah Sepak Bola (SSB) Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul akan memiliki lapangan senilai Rp350 juta. Lapangan tersebut sedang dalam proses pembangunan di Selatan SD Baturetno, Dusun Tegal Priyan, Kalurahan Baturetno.
Lurah Baturetno, Sarjoko, mengatakan lapangan tersebut tidak hanya mengakomodasi olah raga sepak bola saja namun juga voli.
“Selain itu, di sana nanti ada juga Puskatmas atau Pusat Kesehatan Atlet dan Masyarakat. Tahun ini sudah dapat dipakai lah lapangannya. Prosesnya sudah sampai tahap penanaman rumput,” kata Sarjoko dihubungi pada Senin, (23/1/2023).
BACA JUGA : Kekurangan Lapangan Sepak Bola, Pemkot Jogja Diminta
Lebih jauh, Sarjoko mengatakan dengan adanya lapangan tersebut, aktivitas anak-anak muda yang mengarah pada kriminalitas dapat dialihkan. Dengan begitu kenakalan remaja di Wilayah Kapanewon Banguntapan dapat berkurang.
Tanah yang dipakai untuk mendirikan lapangan tersebut adalah tanah pelungguh. Dengan adanya lapangan baru tersebut, maka banyaknya anggota SSB Baturetno dapat memiliki ruang yang cukup untuk bermain sepak bola utamanya mengembangkan bakat mereka.
“Sekarang ini, khusus kelompok umur 8-10 tahun saja yang berlatih sepak bola pada Selasa, Kamis, dan Jumat mencapai 120 sampai 130 orang. Totalnya ya 400 orang ada lah,” katanya.
BACA JUGA : Sosok di Balik Suksesnya Penggunaan Lapangan Lokal
Terangnya, selama ini, SSB Baturetno menyewa lapangan di Jambidan, Potorono, Paskhas, dan Bawuran untuk berlatih sepak bola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Kasus pneumonia di Pontianak meningkat 10-20 persen seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla.
Dies Natalis ke-42 ISI Jogja ditutup pesta rakyat dua hari dengan jathilan, ketoprak, karawitan, hingga heavy metal.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.