Prabowo Hadiri Sidang DPR, Sampaikan Kerangka RAPBN 2027
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Suporter Barcelona/Reuters-Paul Hanna
Harianjogja.com, JAKARTA—Barcelona terancam dilarang bermain di kompetisi UEFA setelah Kejaksaan Spanyol mendakwa klub Catalunya itu dituduh melakukan suap kepada wasit.
Kejaksaan Spanyol menuding Barcelona menyuap eks Wakil Presiden Komite Wasit Spanyol (CTA) periode 1994-2018, Jose Maria Enriquez Negreira. Perusahaan yang dimiliki oleh Jose Maria Enriquez Negreira dilaporkan menerima total 1,4 juta euro dalam kurun waktu 2016 hingga 2018.
BACA JUGA : Segini Fantastisnya Gaji Wasit di Piala Dunia 2022
"Melalui [mantan] Presiden Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu. FC Barcelona telah diketahui menjalin perjanjian rahasia dengan Jose Maria Enriquez Negreira dalam kapasitasnya sebagai wakil presiden dari Komite Arbitrase teknis," kata Kejaksaan Spanyol dalam sebuah pernyataan resmi yang dikutip Marca pada Sabtu.
"Barcelona memberikan sejumlah uang kepada Jose Maria Enriquez Negreira yang diketahui perjanjian itu cenderung membuat FC Barcelona diuntungkan keputusan wasit di pertandingan."
Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas menegaskan bahwa Barcelona tidak akan disanksi oleh sistem sepak bola Spanyol. Ia menyatakan bahwa sanksi hanya dapat dijatuhkan jika rentang waktu kejadiannya selama tiga tahun, tetapi UEFA bisa mengambil tindakan terkait kasus itu.
Marca melaporkan Barcelona terancam tidak bisa mengikuti Liga Champions, Liga Europa dan Liga Conference karena bisa merusak reputasi UEFA.
BACA JUGA : Eks Wali Kota Jogja Haryadi Minta Dipenjara di Sukamiskin
Dalam keterangannya, Negreira mengatakan bahwa pembayaran itu diberikan untuk memberikan masukan-masukan verbal perihal topik seputar perwasitan.
Pembayaran berhenti usai Negreira tidak lagi menjabat di CTA pada 2018. Kasus ini mencuat berdasarkan penyelidikan pajak terhadap perusahaan milik Negreira.
Penyelidikan itu dimulai setelah otoritas pajak Spanyol mengidentifikasi penyimpangan pembayaran pajak antara 2016 sampai 2018 oleh perusahaan Dasnil 95, yang dimiliki oleh Negreira.
Dasnil 95 dilaporkan menerima pembayaran dari Barcelona dalam rentang tahun tersebut.
Negreira, yang merupakan wasit Liga Spanyol pada 1977 sampai 1992, membantah tudingan bahwa dirinya memiliki kecenderungan untuk memihak salah satu klub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag