Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, SEMARANG—Liga 1 2022/2023 malam ini akan mempertemukan antara PSIS Semarang menjamu Persebaya, di Stadion Jatidiri. Pada laga tunda kali ini, PSIS menargetkan meraih kemenangan.
BACA JUGA: Persik Kediri dan Persebaya Beda Nasib
Sebab, tambahan tiga poin dari Persebaya tidak hanya akan memperbaiki peringkat mereka, tapi juga akan mematahkan derita delapan laga tanpa kemenangan. Sebab, sampai kini PSIS berada di peringkat ke-13 dengan 35 poin.
Namun, meraih kemenangan atas Persebaya jelas bukan perkara mudah. Persebaya Surabaya baru saja mengakhiri enam laga tanpa kemenangan dengan menekuk Persikabo 1973 dengan skor 3-2. Persebaya sendiri berada di peringkat kesembilan dengan 42 poin.
Prediksi pemain:
PSIS Semarang : Aldhila Redondo; Fredyan Wahyu, Alfeandra Dewangga, Brandon Scheunemann, Taufik Hidayat; Delvin Rumbino, Ryo Fujii; Taisei Marukawa, Oktakianus Fernando, Riyan Ardiansyah; Hari Nur Yulianto
Persebaya Surabaya : Ernando Ari; Koko Ari, Leo Lelis, Riswan Lauhin, Alta Ballah; Muhammad Hidayat, Ze Valente, Brylian Aldama; Sho Yamamoto, Paulo Victor, Supriyadi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.