Denda Puluhan Miliar Digelontorkan, Pelanggaran Pasar Modal Disikat
OJK jatuhkan denda Rp15,9 miliar kasus manipulasi pasar modal, total sanksi capai Rp62,78 miliar ke puluhan pihak.
Striker Timnas Indonesia U-20, Hokky Caraka/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia batal menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar mulai 20 Mei hingga 11 Juni 2023 ini. Keputusan ini diambil FIFA di tengah isu penolakan terhadap Tim Nasional (Timnas) Israel untuk berlaga di Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, Piala Dunia U-20 merupakan salah satu perhelatan internasional terbesar, sangat dinantikan oleh masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif.
BACA JUGA : Batalkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, FIFA Komitmen Bantu
Persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 juga disebut sudah maksimal. “Salah satu event internasional terbesar, tapi ini yang pasti paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan kita persiapannya sudah maksimal,” kata Sandiaga saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu malam (29/3/2023).
Meski belum ada perhitungan yang mendetail, dia memperkirakan akan ada 150.000 pergerakan wisatawan nusantara dengan adanya perhelatan ini. Sementara dari wisatawan mancanegara, diprediksi sebesar 10 persen hingga 20 persen dari total perkiraan wisnus.
Namun demikian, perkiraan tersebut bisa saja berubah mengingat minat masyarakat Indonesia yang ingin menonton akan semakin tinggi jelang Piala Dunia U-20.
“Jadi kalau kita lihat dari jumlah pertandingan dikalikan sekitar 30.000 hingga 40.000 penonton di setiap kali pertandingan, ini dampak akan sangat besar,” ungkapnya.
BACA JUGA : Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Instagram Ganjar
Sandiaga sendiri cukup optimistis pagelaran ini akan tetap berlangsung di Indonesia. Namun sayangnya, FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, setelah Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir bertemu.
“FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk membatalkan status tuan rumah Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023,” mengutip laman resmi FIFA, Rabu malam (29/3/2023).
Adapun tuan rumah pengganti akan diumumkan sesegera mungkin dan tidak ada perubahan dengan tanggal turnamen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK jatuhkan denda Rp15,9 miliar kasus manipulasi pasar modal, total sanksi capai Rp62,78 miliar ke puluhan pihak.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.