Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANGKOK—Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabilla Putri Pranata tersingkir, setelah gagal lolos ke babak ke final Kualifikasi Thailand Open 2023.
BACA JUGA: Hari Ini, 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kualifikasi Thailand Open 2023
Jafar/Aisyah gagal melaju setelah dikalahkan oleh wakil Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Lin Xiao Min, di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand pada Selasa (30/5/2023) pagi.
Jafar/Aisyah memulai pertandingan dengan tempo permainan lambat. Meski demikian, Jafar/Aisyah tampil efektif untuk mencuri poin lebih dulu. Sedangkan Chieh/Min mulai menunjukkan perlawanan serius. Meski demikian, Jafar/Aisyah mampu mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-19.
Memasuki gim kedua, Jafar/Aisyah banyak melakukan kesalahan dan harus mengakui keunggulan dari Chieh/Min usai dikalahkan dengan skor 21-16. Pada gim ketiga, Jafar/Aisyah mencoba tampil agresif. Namun strategi ini justru membuat Jafar/Aisyah kalah dari Chieh/Min dengan skor 21-18.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.