Musim Hujan Diprediksi Mundur, DPRD Bantul Siapkan Posko
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail/PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman gagal mencuri poin dalam pertandingan lanjutan Liga 1 kontra PS Barito Putera di Stadion Demang Lehman pada Jumat (14/7/2023). Laskar Sembada harus mengakui kehebatan tuan rumah. PSS kalah 1-3.
Di awal pertandingan, Super Elang Jawa tak takut menekan. Namun begitu di menit 18 pemain belakang PSS Sleman kehilangan konsentrasi yang berakibat pada bobolnya gawang Anthony Pinthus.
Frendi Saputra yang tidak terkawal mampu melesakkan bola lewat tendangan apik ke gawang PSS Sleman setelah mendapat umpan terusan dari Bayu Pradana. Laskar Sembada yang yang tertinggal satu gol lantas berinisiatif untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya 10 menit berselang Kei Sano mampu menyamai kedudukan. Kemelut di depan gawang PS Barito Putera yang dikawal oleh Ega Rizky mampu dimanfaatkan oleh pemain asal Jepang itu dengan sontekan pelan seusai mendapat operan dari Yevhen Bokhasvilli. Skor 1-1 pun bertahan sampai babak pertama berakhir.
Di babak kedua, PSS, tim asuhan Marian Mihail, lebih banyak menunggu serangan dari pemain Barito Putera, alih-alih mengambil inisiatif. Pergantian sejumlah pemain termasuk Esteban Vizcarra pun tak mampu membuat permainan PSS Sleman berubah. Sebaliknya, Laskar Antasari mampu unggul lewat gol Murilo pada menit ke-52 serta gol Bagas Kaffa di menit ke-62. Sejumlah upaya PSS sampai akhir babak kedua belum membuahkan hasil. Super Elang Jawa harus menerima kekalahan perdananya di Liga 1.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail merasa kecewa dengan hasil yang diperoleh pada laga tandang itu. Namun begitu dirinya mengakui keunggulan penampilan tim lawan yang bermain lepas di depan pendukung sendiri.
BACA JUGA: PSS Takluk 1-3 dari Barito Putera, Catatan Positif Terhenti
"Kami harus mengakui superioritas Barito karena mereka bermain kreatif dan cepat. Saya harus ucapkan selamat kepada coach Rahmad Darmawan dan kami menerima pelajaran yang cukup berat pada hari ini. Kami akan memperbaiki kesalahan serta harus kerja keras di pertandingan selanjutnya," kata dia.
Marian menyebut meski telah mengetahui bagaimana strategi bermain skuad Laskar Antasari, anak asuhnya tidak mampu membendung gaya permainan atraktif yang ditunjukkan oleh pemain lawan. Mereka juga kerap kali mengandalkan set piece dan serangan balik yang membuat lini pertahanan PSS Sleman kerepotan.
"Setelah gol ketiga, kami coba come back tetapi tidak berhasil. Konsentrasi kami buyar, ini sepak bola. Harusnya kami mengandalkan kolektivitas meskipun kami secara individual sudah bagus, namun hasil berbicara lain," kata dia.
Gelandang PSS Sleman Kei Sano yang mencetak gol debutnya pada pertandingan kali ini meminta maaf kepada Sleman Fans lantaran belum bisa membawa hasil yang positif. Ia mengakui meski pemain sudah bekerja cukup keras, tetapi tim lawan cukup tangguh sehingga sulit untuk mencuri poin.
"Saya minta maaf di pertandingan ini kami tidak bisa menang, tim sudah berusaha keras tapi ini pertandingan yang sulit dan ini sepakbola. Kami harus lebih baik ke depan dan mempersiapkan untuk pertandingan berikutnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.