3 Kalurahan di Bantul Berpotensi Hadapi Pilur Kotak Kosong
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Suporter PSS Sleman masuk ke dalam Stadion Maguwoharjo seusai laga melawan Persija Jakarta, Jumat (4/8/2023) malam./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dalam pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Jumat (4/8/2023) malam. Macan Kemayoran, julukan Persija unggul dengan skor cukup mencolok 1-3.
Kekalahan ini menjadi yang perdana bagi Super Elja di kandang sendiri. Sontak Sleman Fans pun protes dengan masuk ke dalam lapangan seusai pertandingan. Mereka pun hampir merangsek ke ruang ganti pemain untuk mengajak dialog. Di pertandingan ini permainan skuad Super Elja memang tidak terlalu bagus.
Di babak pertama Persija Jakarta mendominasi serangan dengan sejumlah peluang. Pergerakan tiga penyerangan mereka mendominasi permainan. Sundulan Hanif Sjahbandi di menit ke-17 mengejutkan Sleman Fans. Sundulannya tidak mampu dijangkau Anthony Pinthus.
Tak lama berselang, tendangan keras Firza Andika dari luar kotak penalti menambah keunggulan Macan Kemayoran di menit ke-24. Satu-satunya peluang PSS Sleman hanya diperoleh Bustos di babak pertama yang tendangannya melebar di atas tiang gawang. Skor 0-2 berakhir sampai turun minum.
BACA JUGA: Jadwal Liga 1, PSS Vs Persija Main Malam Ini
Di babak kedua permainan sedikit berubah. Super Elja memasukkan tiga pemain langsung untuk merubah laga. Namun kesalahan di lini belakangan kembali mebuat Anthony Pinthus harus memungut bola dari gawangnya. Adalah Ryo Matsumura yang jadi pencetak gol di menit ke-53 untuk menambah keunggulan Macan Kemayoran.
PSS Sleman berusaha membalikkan keadaan dengan bermain ngotot. Hasilnya placing cantik dari Bustos mampu menjebol gawang Andritany Ardhiyasa di menit ke-72. Serangan demi serangan yang dilancarkan Kim Kurniawan dan kolega belum mampu menyamakan kedudukan sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Pelatih Kepala PSS Sleman Marian Mihail mengatakan, Persija Jakarta memang lebih bagus dibandingkan dengan timnya. Di babak pertama mereka bermain cepat dan mampu mencetak dua gol dengan situasi yang bagus. Sementara di babak kedua pemainnya belum mampu memanfaatkan situasi. "Di babak kedua kami bermain lebih bagus tapi hasil berbicara lain," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.