Geely Investasi Rp1,7 Triliun, Bidik Pengembangan Battery Swapping
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Shin Tae-yong./Instagram
Harianjogja.com, SURABAYA—Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyiapkan formasi baru untuk Skuad Merah Putih dalam pertandingan FIFA Matchday melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (8/9/2023).
"Karena ada yang cedera saat bermain bersama klub di liga, jadi saya akan mengubah formasi," ucap Shin Tae-yong saat konferensi pers jelang pertandingan di Surabaya, Kamis (7/9/2023).
Dia mengaku harus bolak-balik untuk memantau perkembangan Timnas Indonesia U-23 di Solo. Untuk itu, dia sering berkoordinasi dengan asisten pelatih, agar dapat mengetahui perkembangan anak asuhnya yang berada di Surabaya.
"Menurut laporan dari Coach Choi, tidak ada pemain yang bermasalah dan anak-anak dalam keadaan bagus menjelang pertandingan ini dan saya senang juga perkembangan Timnas U-23 di Solo sangat luar biasa," katanya.
Oleh karena itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut berharap agar masyarakat Indonesia terutama di Surabaya dapat hadir dan mendukung Timnas Indonesia langsung ke Stadion GBT. "Jika ada para suporter itu pasti akan ada hasil yang baik bagi para pemain, dan saya berharap dapat menang," tuturnya.
BACA JUGA: Ini Profil Nathan Tjoe-A-On, Pemain Swansea City yang Siap Bela Timnas Indonesia
Sementara itu, pemain Timnas Indonesia, Dendy Sulistyawan mengatakan, sudah siap menghadapi Turkmenistan karena telah diperlihatkan cara bermain negara yang berada di kawasan Asia Tengah itu. "Kami sudah diperlihatkan video pertandingan Turkmenistan dan kami sudah mempersiapkan dengan baik," katanya.
Selain itu, ia menilai salah satu pemain Turkmenistan yang pernah merumput di dengannya saat di Persela, yakni Ahmet Atayew merupakan pesepak bola yang bagus. "Ahmet Atayew pemain yang bagus dan senang sekali bisa bertemu dengannya saat pertandingan besok," tuturnya.
Tak hanya itu, ia menilai Turkmenistan mempunyai organisasi tim yang bagus, tapi kami sudah mempersiapkan latihan di sini, jadi untuk pertandingan besok kami sudah siap," ujarnya.
Catatan pertandingan, pertemuan pertama Indonesia dengan Turkmenistan terjadi pada 31 Maret 2004 di Stadion Olimpiade Ashgabat dalam Kualifikasi Piala Dunia 2006.
Pada laga perdana itu, Indonesia kalah 1-3, satu-satunya gol Indonesia dicetak Budi Sudarsono, sementara tiga gol Turkmenistan dilesakkan Vladimir Bayramov dua gol dan Begencmuhamed Kuliyew.
Kemudian, pada 17 November 2004 giliran Indonesia menjamu Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno berhasil menang 3-1 berkat hattrick Ilham Jaya Kesuma.
Selanjutnya, Timnas Indonesia kembali bentrok dengan Turkmenistan dalam kualifikasi Piala Dunia 2014. Pada pertemuan pertama Indonesia bertandang ke Ashgabat pada 23 Juli 2011, hasilnya imbang 1-1, Ilham Jaya Kesuma yang menjadi aktor penyeimbang dalam pertandingan itu.
Pada pertemuan kedua berlangsung di Jakarta pada 28 Juli 2011, hasilnya Turkmenistan dihajar oleh tim Garuda dengan skor 4-3. Keempat gol Indonesia didapat dari Cristian Gonzales dua gol, Ahmad Nasuha, dan Muhammad Ridwan.
Saat ini, Indonesia berada di peringkat 150 dalam rangking FIFA sementara lawannya berada di urutan 138, terpaut 12 peringkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 dibuka hingga 14 Oktober. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan pelatihannya.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.