Motif Istri Gorok Suami di Bantul Terkuak, Dipicu Hubungan Terlarang
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Logo PSIM Jogja - ist Twitter PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dua gelandang PSIM Jogja Yudha Alkanza dan Andreas Esswein dipastikan siap diturunkan dalam laga melawan Nusantara United FC, pada lanjutan Liga 2 2023 di Stadion Kebogiro, Boyolali pada Sabtu (14/10/2023) mendatang.
Keduanya sempat mengalami cedera sehingga harus absen pada beberapa laga terakhir Laskar Mataram. Esswein cedera saat melakukan pemanasan jelang melawan PSKC Cimahi di pekan kedua lalu.
Pemain asal Filipina itu mengalami cedera hamstring sehingga tidak diturunkan dalam tiga laga terakhir PSIM. Sementara Yudha cedera pergelangan kaki saat latihan resmi sehari jelang kontra Perserang Banten.
Pada sesi latihan menjelang menghadapi Macan Dahan Borneo, julukan Nusantara FC keduanya sudah bergabung bersama pemain lain. Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan Yudha dan Esswein dalam kondisi fit dan siap bermain di laga terdekat. Hanya saja ia belum bisa memastikan apakah keduanya diturunkan atau tidak.
"Esswein sudah lumayan membaik, dia kan habis sakit. Yudha juga sudah latihan gabung dengan pemain lain. Namun saya belum bisa pastikan keduanya diturunkan atau tidak melawan Nusantara FC," kata Kas, Kamis (12/10/2023).
BACA JUGA: Kasus Leptospirosis Bantul Melonjak Lebih Tinggi dari Tahun Lalu
Mantan pelatih Dewa United itu mengatakan komposisi pemain yang akan dimainkan di laga mendatang tetap dipantau sampai dengan menit akhir menjelang laga. Ia tidak bisa memastikan kondisi pemain benar-benar fit atau tidak lantaran berkaca pada insiden Esswein yang sudah masuk ke dalam 11 pertama yang diturunkan saat melawan PSKC Cimahi, tetapi malah cedera saat pemanasan.
"Memang secara kondisi semua pemain fit kecuali empat lainnya yang masih cedera. Namun kita belum bisa menentukan siapa yang dimainkan. Mainnya kan Sabtu sore, paginya tetap kita pantau bagaimana kesiapan mereka," jelasnya.
Menurut Kas, semua pemain tetap mendapatkan kans yang sama untuk diturunkan pada laga nanti. Dalam sesi latihan rutin dirinya pun kerap mengganti komposisi pemain untuk menentukan skema yang tepat, meskipun secara kasar sudah mendapatkan gambaran siapa saja yang siap dan mampu menjalankan taktik menghadapi Nusantara FC.
Termasuk pada pemain U21, Kas Hartadi mungkin akan sedikit kebingungan lantaran pilihan yang tersedia cukup banyak. Ada empat nama pemain U21 yang dimiliki PSIM, tetapi yang kerap dimainkan Kas hanya Muhammad Afin Bahrani. Pemain dengan posisi sayap itu telah dimainkan tiga kali sebagai 11 pertama, tetapi gaya bermainnya yang ogah-ogahan kerap dikritik oleh fans.
Sulaiman dan Fikri pun baru bermain satu kali saat menghadapi Malut United. Diturunkannya Fikri pun karena tidak ada lagi pilihan akibat cederanya dua penjaga gawang Laskar Mataram. Praktis hanya Apriyanto Nurdin yang sama sekali belum pernah diturunkan oleh Kas. Menghadapi Nusantara FC, dimungkinkan juru taktik asal Solo itu menjatuhkan pilihan pada Fikri yang di laga terakhir tampil mengesankan.
"Untuk pemain U-21 kami juga belum bisa memastikan nama yang bermain. Masih kita lihat perkembangan ke depan bagaimana. Kami harap pemain bisa memberikan yang terbaik di laga nanti. Kemudian kita bisa pulang dengan tiga poin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.