Advertisement
Menang Tiga Kali di Laga Tandang, Kas Hartadi Bongkar Kunci Sukses Selalu Menang
Penjaga gawang PSIM Jogja Khairul Fikri mengamankan bola dari tendangan tim lawan dalam laga melawan Nusantara United FC di Stadion Kebogiro pada Sabtu (14/10 - 2023) (email)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi membongkar kunci kesuksesan meraih poin penuh di tiga laga tandang yang dijalani timnya di putaran pertama musim ini.
Setelah berhasil menekuk Perserang Serang, Malut United dan terakhir Nusantara FC dengan skor 1-2, Kas menyebut bermain sabar dan mengandalkan serangan balik adalah kunci kemenangan Laskar Mataram di laga terakhir.
Advertisement
Kontra Nusantara United FC, Hariono dan kolega memang lebih banyak bermain bertahan dan menunggu. Pola permainan bahkan terlihat timpang lantaran sepenuhnya dikuasai oleh pemain Nusantara FC.
BACA JUGA: PSIM Jogja Bertemu Nusantara United, Ini Susunan Pemainnya
Sesekali mereka mengandalkan serangan balik cepat dengan memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan. Dua gol yang tercipta pada laga itu pun hasil dari serangan balik akibat kelengahan bek tuan rumah.
"Saya memang instruksikan kepada pemain begitu. Main sabar, jangan terpancing emosi, harus sabar dan mengandalkan serangan balik," kata pelatih asal Surakarta itu, Sabtu (14/10/2023).
Kas menyebut, dirinya berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras sehingga pulang dengan poin penuh. Dia bahkan berseloroh bahwa di laga ini anak asuhnya cukup menciptakan setengah gol saja untuk bisa meraih tiga poin.
Di luar dugaan, Laskar Mataram mampu membukukan dua gol lewat Sukarja dan Ariyanto Maring di babak pertama. Sementara tuan rumah memperkecil kedudukan lewat Arif I'tibar.
"Terima kasih kepada semua pemain yang hari ini kerja keras luar biasa sehingga kita bisa dapat tiga poin. Saya intruksikan kepada pemain bahwa kita cukup setengah gol saja yang penting tiga poin," ujarnya.
Menariknya lagi kemenangan PSIM Jogja di laga ini pun tanpa diperkuat oleh sejumlah pemain asingnya. Aleksandar Rakic yang dibawa ke Boyolali disebut Kas mengalami cedera sehari menjelang laga.
Pemain asal Serbia itu bermasalah di bagian engkel kakinya sehingga tidak dapat diturunkan. Sementara Esswein yang disebut sudah pulih, hanya duduk dibangku cadangan.
"Rakic kemarin cedera di bagian engkel dan Esswein kondisi fisiknya masih belum pulih sekali karena habis sakit," ujarnya.
Mantan pelatih Dewa United itu juga mengapresiasi lini belakang timnya yang dikawal oleh Khairul Fikri, Joko Supriyanto dan sejumlah pemain lain. Menurutnya keduanya bermain cukup bagus sehingga hanya mencatatkan satu kebobolan sekaligus mengakhiri tren nirbobol Laskar Mataram di dua laga terakhir.
"Perfomanya Fikri di dua pertadingan away bagus ya, Joko juga main perdana sebagai 11 pertama cukup lumayan bagus sore ini," ungkapnya.
Ariyanto Maring yang didapuk sebagai Man of The Match di laga ini menyebut, kemenangan ketiga di laga tandang ini tentu membuat mental pemain semakin bagus untuk menghadapi laga terakhir kontra Persikab Kabupaten Bandung di Mandala Krida 22 Oktober mendatang.
"Tentunya kami sebagai tim menjalankan sesuai instruksi pelatih dan kemenangan ini hasil yang baik dan cukup buat mental pemain ke depannya di laga selanjutnya," kata pemain bernomor punggung 15 itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Dunia, RI Waspada
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







