Sosiolog UGM Soroti Kasus Bom Rakitan Sekolah, Jadi Alarm Pendidikan
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Kim Kurniawan (kiri)/Instagram @PSSleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kekalahan tipis 0-1 dari Bali United membuat rentetan tidak pernah menang PSS di BRI Liga 1-2023/24 makin panjang. Terakhir kali PSS menang terjadi pada 18 Agustus lalu saat bertandang ke markas Persita.
Kapten PSS Sleman, Kim Kurniawan mengaku kecewa akan hasil yang diraih hari ini. "Tentunya mengecewakan pastinya kalau main di kandang kalah lagi," ungkap Kim seusai laga pada Jumat (3/11/2023).
Menurut Kim ada banyak hal harus diperbaiki oleh tim. Tim kata Kim harus banyak berlatih. "Kami harus realistis bahwa masih banyak hal yang harus diperbaiki. Banyak hal yang harus kita latih," tambahnya.
Lebih-lebih posisi tim kini tengah terancam di liga. "Balik lagi sekarang karena posisinya terancam. Sama seperti satu dua musim lalu dan situasi yang sulit buat pemain terutama," ujarnya.
BACA JUGA: Hasil PSS Vs Bali United: Meski Banyak Peluang, PSS Sleman Kalah di Kandang
Meski tengah berada di situasi yang sulit, Kim menilai bagaimana pun caranya tim harus keluar dari kondisi ini. "Bagaimana pun caranya kita harus keluar sama-sama dari situasi yang tidak enak seperti ini," lanjutnya.
Kim pun meyakini tim punya kualitas yang mumpuni. Kualitas itu diungkpkan Kim pernah ditunjukkan PSS Sleman. Namun belakangan kualitas itu hilang dan belum bisa ditunjukan kembali.
"Sebenarnya kualitas musim ini ada, kita pernah menunjukkan. Tapi belakang-belakang ini hilang, entah itu kenapa kita harus menggali disitu, alasannya apa dan lain-lain. Sehingga kedepannya mudah-mudahan kita bisa lebih baik," ujarnya.
Selain itu Kim mengingatkan bahwa masih banyak pertandingan yang harus dilalui kedepannya. Kendati kondisinya sulit, menurut Kim tidak ada kata menyerah. "Apapun itu tidak ada kata menyerah, dari pemain tetap harus semangat , harus percaya diri bahwa kita sama-sama bisa menyukseskan musim ini," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.