Jalan Mulus Permudah Aktivitas Ekonomi Warga Bantul
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Kejuaraan Pacuan Kuda Jogja Derby (IST)
JOGJA—Pengda Pordasi DIY bekerja sama dengan Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Pariwisata DIY menggelar Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Raja Hamengku Buwono X ke-13 Tahun 2023.
Ajang ini akan digelar pada Minggu (12/11/2023) mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 16.00 WIB di Gelaggang Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, DIY. Kejuaraan yang didanai Dana Keistimewaan ini merupakan event bergengsi yang ditunggu para penggemar olah raga pacuan kuda juga pemilik kuda pacu.
Peserta kejuaraan kali ini akan dari 10 provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan tentu saja dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dapat dinikmati secara gratis sesuai jadwal yang ada.
Pacuan kuda kali ini terdiri dari 19 race dengan memperebutkan total hadiah Rp415 juta. Pemenang ajang ini pada 2022 adalah Quana Eclipse pemilik Eclipse Stable, Solo, Jawa Tengah. Piala bergilir tersebut sudah diserahkan kembali ke panitia dan akan diperebutkan kembali pada pertandingan Minggu (12/11/2023). (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.