MK Bacakan Putusan Syarat Pendidikan Gibran Malam Ini
MK dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran pada Selasa malam
Selebrasi pemain timnas Iran setelah gol Mehdi Taremi dalam babak 16 besar Piala Asia 2023 lawan Suriah di Abdullah bin Khalifa Stadium pada Rabu (31/01/2023. ANTARA/HO-AFC
Harianjogja.com, JAKARTA— Timnas Iran akan menghadapi Jepang di perempatan final setelah menang adu penalti 5-3 atas Suriah di babak 16 besar Piala Asia 2023. Pertandingan tersebut digelarndi Abdullah bin Khalifa Stadium pada Rabu (31/1/2024) malam WIB.
Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit dan dua kali waktu tambahan. Iran unggul terlebih dahulu lewat penalti Mehdi Taremi sebelum Suriah membalas, juga melalui tendangan penalti Omar Kharbin.
BACA JUGA: Timnas Kalah di 16 Besar Piala Asia, Ini Komentar Erick Thoir
Dengan demikian, Iran berhak melaju ke babak perempat final.
Iran langsung mendominasi penguasaan bola dan berusaha menekan pertahanan Suriah, yang bermain dengan disiplin.
Sayangnya pertahanan Suriah akhirnya jebol pada menit ke-32. Ousou melakukan pelanggaran dengan mendorong Taremi yang mengejar bola di kotak penalti. Wasit pun memberikan hadiah penalti kepada Iran.
Taremi maju sebagai eksekutor dan sukses mengecoh kiper dengan mudah untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol ini jadi gol terakhir di babak pertama. Iran 1-0 Suriah.
Di babak kedua, Suriah tampil lebih menyerang dan agresif. Namun, masih kesulitan menembus pertahanan Iran.
Justru Iran hampir mencetak gol melalui Sardar Azmoun pada menit ke-51. Ia mendapat umpan terobosan Azmoun, tetapi bola sepakannya masih bisa diblok kiper.
Suriah mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-59 setelah Suriah membuat kiper Iran melanggar Sabbag di kotak penalti.
Eksekusi penalti Omar Khribin sukses mengecoh kiper Iran hingga kedudukan menjadi imbang 1-1.
Iran kemudian coba mencari gol kemenangan. Namun, mereka malah harus kehilangan Mehdi Taremi pada menit ke-90. Ia melanggar lawan yang akan melakukan serangan balik dan hasilnya ia mendapat kartu kuning kedua.
Pada akhirnya tidak ada gol tercipta di sisa babak kedua ini. Laga harus dilanjutkan ke babak extra time.
Di babak ini, Iran mencoba mengontrol jalannya laga. Mereka berusaha menahan bola selama mungkin.
Sayangnya mereka kesulitan untuk bisa menebus pertahanan Suriah. Akhirnya tidak ada gol tercipta di babak pertama.
Di babak kedua Iran masih terus mencoba mendobrak pertahanan Suriah. Namun, Suriah juga sesekali menyerang dan pada akhirnya tidak ada gol lagi di extra time babak kedua ini.
Penentu pemenang harus dilakukan lewat adu penalti. Seluruh eksekutor Iran sukses melakukan tugasnya. Sementara eksekutor kedua Suriah yakni Fahad Youssef gagal menaklukkan Alireza Beiranvand.
Dengan demikian Iran keluar sebagai pemenang. Mereka unggul 5-3 atas Suriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
MK dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran pada Selasa malam
Aleix Espargaro comeback di MotoGP Mandalika 2026 menggantikan Joan Mir. Honda menargetkan adaptasi RC213V sekaligus pengembangan motor.
KPK akan memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait perkara dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Bogor.
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.