Advertisement
Kans Thom dan Oratmangoen Tampil Lawan Vietnam Tertutup, PSSI Beri Alasannya
Ragnar Oratmangoen / Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Manajer tim nasional Indonesia, Sumardji mengungkapkan kans pemain diaspora, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen bisa tampil saat melawan Vietnam pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 tertutup.
Sumardji menjelaskan bahwa pendaftaran untuk skuad di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah ditutup sejak 13 Maret lalu, maka peluang Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen yang baru saja mendapatkan status WNI tertutup untuk menjalani debut di tim Merah Putih dalam waktu dekat.
Advertisement
"Kalau lihat penutupan pendaftaran kan tanggal 13 kemarin kemungkinan kalau diambil sumpah Senin malam ini ya mungkin teman-teman bisa mengartikan sendirilah ya seperti itu," kata Manajer Timnas Indonesia, Sumardji saat ditemui seusai latihan perdana timnas di Stadion Madya, Jakarta, Senin (18/3/2024) malam WIB.
Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen sempat terkendala menjalani sumpah kewarganegaraan karena terdapat dokumen yang belum ditandatangani oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Sesuai jadwal, Indonesia akan menjamu Vietnam pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (20/3/2024).
BACA JUGA: Specs Jadi Bola Resmi Timnas Indonesia di Ajang Internasional
Mengenai pertandingan yang dilangsungkan di kandang, Sumardji mengatakan tiga poin penuh menjadi harga mati untuk diraih tim asuhan Shin Tae-yong tersebut.
"Ini pertandingan kandang, Indonesia lawan Vietnam, yang pasti kita semua menginginkan Indonesia bisa mendapatkan poin penuh. Maka yang kami berikan itu adalah motivasi yang lebih kepada para pemain dan sesuai arahan dari pak Ketua Umum Erick harus di berbeda," ujar Sumardji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement






