Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Timnas U-17./PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-17 antara TImnas Indonesia vs Australia yang digelar di Stadion Abdullah Al-Khalifa, Kuwait, berakhir imbang tanpa gol.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi runner up Grup G dengan torehan 7 poin. Sementara Australia berhasil menjadi juara grup dengan poin yang sama, tetapi unggul jumlah gol. Hasil itu juga membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U-17 sebagai salah satu runner up terbaik.
Di awal babak pertama, Australia nyaris membuka angka jika saja tendangan Amlani Tatu tidak melebar.
Terus ditekan, perlahan skuad asuhan Nova Arianto bisa melepaskan diri dan merancang skema serangan.
Penyerang Timnas Indonesia, Muhammad Gholy nyaris mencetak angka. Sayang tendangan keras dari luar kotak penalti itu masih mampu ditepis oleh kiper Australia.
Di tengah asyik menata serangan, gawang Timnas Indonesia, Dafa Al-Gasemi nyaris kebobolan. Beruntung, tendangan pemain Australia, Nicklas Afaro membentur tiang. Skor pun bertahan imbang tanpa gol.
Di babak kedua, Australia masih mendominasi permainan. Meski begitu, skor imbang yang sudah cukup bisa meloloskan Australia, merka mengurangi tempo permainan. Skor imbang 0-0 pun tetap bertahan hinggga akhis pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.