Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Gelandang serang PSPS Ria Omid Popalzay dirumorkan jadi incaran PSIM Jogja sebagai pelengkap pemain asing mereka.- ist
Harianjogja.com, JOGJA–Menjelang dimulainya bursa transfer paruh musim Liga 2 2024 pada 19 Desember mendatang, PSIM Jogja dikabarkan telah bergerak aktif untuk memperkuat skuatnya.
Rumor mengenai perekrutan pemain asing baru pun semakin santer terdengar. Terbaru, gelandang serang PSPS Riau, Omid Popalzay, dikabarkan menjadi incaran serius manajemen Laskar Mataram.
Nama Omid Popalzay dirumorkan mencuat sebagai salah satu target transfer PSIM Jogja. Pemain asal Afghanistan ini dikenal memiliki kemampuan teknik yang baik dan visi permainan yang luas. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini tengah PSIM Jogja dan memberikan kontribusi signifikan dalam upaya tim untuk meraih tiket promosi ke Liga 1.
Omid yang kini berusia 28 tahun mungkin jadi pengganti sepadan atas hengkangnya Pedrinho. Ia berposisi natural sebagai gelandang serang, tetapi juga bisa dimainkan sebagai penyerang sayap kanan dan kiri.
Ia telah bergabung bersama PSPS Riau sejak Oktober 2023 lalu dengan catatan 22 kali bermain menorehkan tujuh gol dan empat umpan gol. Musim ini dari 11 penampilan ia mengantongi enam gol dan empat umpan gol.
Pelatih kepala PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro mengonfirmasi adanya rencana untuk menambah amunisi baru.B
"Untuk penambahan pemain memang sudah kami bicarakan dengan manajemen. Kami sudah ada obrolan, tapi kepastiannya kami tunggu," ujarnya, Rabu (4/12/2024).
Meskipun belum bisa memastikan secara detail berapa banyak pemain yang akan direkrut, Seto menegaskan bahwa pihaknya tengah mengupayakan penambahan pemain, terutama untuk menghadapi babak delapan besar. "Kalau penambahan kemungkinan ada tapi seberapa persennya saya belum bisa pastikan. Nanti kami lihat. Tapi obrolan-obrolan untuk melihat pemain sudah ada," katanya.
Sebelumnya, Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menyebut, Laskar Mataram tengah mengincar pemain asing berkualitas untuk meningkatkan performa tim.
"Kami sudah memiliki beberapa nama calon pemain asing yang masuk dalam radar. Yang pasti, kami ingin pemain asing yang bisa memberikan kontribusi signifikan dan mengangkat performa tim," kata Razzi.
Namun, saat ditanya mengenai rumor sejumlah pemain, Razzi memilih untuk tidak berkomentar secara langsung. Razzi kemudian mengalihkan pertanyaan dengan meminta media officer tim untuk memberikan keterangan lebih lanjut soal kedatangan pemain baru.
Razzi menegaskan bahwa PSIM Jogja tidak hanya mengejar kuantitas pemain asing, melainkan lebih memprioritaskan kualitas.
"Kami ingin pemain asing yang memiliki kemampuan teknis yang baik, fisik yang kuat, dan juga memiliki mental juara," kata Razzi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Empat atlet Indonesia lolos final speed panjat tebing di Nagoya. FPTI membidik medali dan berharap podium dikuasai wakil Indonesia.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.