Usai Mundur dari BGN, Nanik Tegaskan MBG Bukan Program Politik
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Kurniawan Dwi Yulianto./Instagram @kurniawanqana
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih striker Timnas U-20 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto terbuka dengan kesempatan menjadi salah satu asisten pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dari pelatih lokal.
Ketika ditemui awak media saat sesi latihan timnas U-20 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, Kurniawan yang disinggung mengenai keputusannya kembali ke Timnas U-20 adalah jalan naik ke jajaran staf pelatih timnas senior, ia mengatakan, "Intinya gini lah apa pun untuk timnas saya siap aja gitu kan di mana pun saya ditempatkan ya karena saya merasa apa yang saya punya mungkin ada manfaatnya untuk sepak bola Indonesia itu aja sih."
Pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro itu juga mengakui sudah bertemu Kluivert untuk melakukan wawancara. Dia memaparkan, selain dirinya, ada juga Bima Sakti dan Eko Pujianto yang mengikuti wawancara dari Timnas U-20. "Siapa pun yang terpilih kami akan men-support karena untuk kebangkitan tim nasional lah, untuk kemajuan tim nasional tentu kita akan support lah, siapa pun yang terpilih," jelas dia.
Kembalinya Kurniawan ke timnas menyudahi karier kepelatihannya selama tiga tahun di klub Italia Como.
Pelatih 48 tahun itu mengakui bahwa meninggalkan Como yang banyak memberikan ilmu kepadanya adalah pilihan yang sulit. "Memang pilihan yang sulit, tapi saya sudah laporkan ke Presiden Como, dan ini adalah ketiga kalinya saya ditawarkan gabung ke tim ini, dan saya katakan, mungkin ini saatnya saya mengabdi kembali ke timnas, dan alhamdulillah presiden Como juga men-support sepenuhnya," jelas legenda striker timnas Indonesia itu.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri menuturkan kembalinya Kurniawan di skuadnya adalah permintaan dia sendiri.
Dia berharap dengan kembalinya Kurniawan, akan menghasilkan prestasi Timnas U-20 di Piala Asia U-20 2025 nanti, seperti yang terjadi ketika keduanya berkolaborasi meraih emas SEA Games 2023 di Kamboja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Dua pabrik garmen di Jawa Tengah berpotensi melakukan PHK terhadap 1.470 pekerja. Pemerintah menyiapkan langkah mitigasi.
Bareskrim Polri menetapkan dua bos produsen gas tawa Whip-Pink sebagai tersangka pelanggaran UU Kesehatan terkait produksi gas N2O.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Jaksa Agung memutasi Dirdik Jampidsus dan delapan kajati. Rotasi jabatan dilakukan untuk promosi dan penyegaran organisasi.
Menjaga integritas bukan hanya soal menjalankan aturan, tetapi juga tentang bagaimana setiap insan imigrasi mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab