Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Oliver Oakes resmi mengundurkan diri dari jabatannya kepala Tim Principal Alpine. Posisinya akan digantikan oleh Penasihat Eksekutif Flavio Briatore.
"BWT Alpine Formula One Team mengumumkan bahwa Oliver Oakes telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai tim prinsipal. Tim saat ini menerima surat pengunduran diri (Oliver Oakes) tanpa syarat apa pun. Mulai hari ini, Flavio Briatore akan melanjutkan tugasnya sebagai Penasihat Eksekutif dan akan menjabat posisi yang sebelumnya dimandatkan ke Oliver Oakes," tulis tulis BWT Alpine dikutip dari Formula 1, Rabu.
Oliver merupakan figur yang berpengaruh dalam tim Alpine. Pada musim 2024, tangan dingin Oliver membawa Alpine menempati peringkat enam klasemen akhir tim konstruksi Formula 1.
BACA JUGA: Bawa Medali Perunggu di Piala Sudirman 2025, Tim Merah Putih Tiba di Indonesia
Namun performa inkonsisten pada musim ini menjadi salah satu kendala yang menyebabkan keretakan hubungan pria asal Brighton, Inggris itu dengan Alpine.
Saat ini Alpine dirumorkan tengah menjajaki pengganti Oakes, yakni Otmar Szafnauer dan Bruno Famin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pilur Gunungkidul 2026 diramaikan bakal calon lurah dari berbagai profesi, mulai wartawan hingga MC, di tengah dominasi petahana.
Isu pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih masih dipertanyakan. Agrinas, Menkeu, dan Menkop buka suara.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
DPRD Kulonprogo mendesak evaluasi total program MBG di SMPN 3 Wates setelah dugaan keracunan massal kembali terjadi.
Danantara Indonesia mengambil alih empat manajer investasi BUMN dengan total dana kelolaan lebih dari Rp170 triliun. Seluruh entitas akan merger dalam satu bula