Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Penyerang PSIM Jogja Rafinha merayakan gol yang dicetaknya ke gawang NUFC dalam laga lanjutan Liga 2 2024 yang digelar Minggu (1/12/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Rafael de Sa Rodrigues atau lebih dikenal Rafinha resmi dipertahankan PSIM Jogja untuk mengarungi Liga 1 musim 2025/26.
Keputusan ini bukan tanpa alasan, karena Rafinha ini telah menjadi salah satu ujung tombak produktivitas gol Laskar Mataram di kompetisi Liga 2 musim 2024/25.
BACA JUGA: Rafinha Belum Tentu Kembali Berbaju PSIM Jogja
Musim lalu, Rafinha tampil sebagai mesin gol utama PSIM Jogja. Dari 22 pertandingan yang dijalani, striker asal Brasil ini mengoleksi 20 gol, catatan yang menempatkannya sebagai top skor tim sekaligus salah satu penyerang paling tajam di Liga 2 dengan total 1.724 menit bermain di lapangan.
Pemain bernomor punggung 91 tersebut mengungkapkan alasannya tetap bertahan di PSIM Jogja.
“Saya memutuskan untuk tetap berada di PSIM karena saya merasa nyaman dan semua orang menerima saya dengan sangat baik sejak hari pertama,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/5/2025) malam.
Rafinha mengaku tidak memiliki target khusus untuk perjalannya di musim 2025/26, dirinya hanya ingin selalu memberikan permainan yang maksimal dan terbaik. “Ekspektasi saya selalu untuk menjadi yang terbaik. Saya selalu ingin menjadi yang teratas, dan saya selalu ingin berjuang untuk menunjukkan yang terbaik,” tegasnya.
Tak lupa, pemain kelahiran 23 Maret 1992 ini juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada suporter PSIM Jogja. Menurutnya, perjalanan hebat dirinya dan Laskar Mataram tak akan bisa terjadi tanpa dukungan mereka semua.
“Dan untuk para suporter PSIM, tetap dukung kami. Kalian sangat luar biasa. Tanpa kalian, semua ini tidak bisa terjadi. Bersama kita kuat. AYDK,” ucap Rafinha.
Razzi Taruna selaku manajer tim mengaku bahwa bertahannya Rafinha merupakan kabar baik bagi seluruh pendukung PSIM Jogja.
“Rafa merupakan pemain yang instrumental buat PSIM musim lalu. Dia merupakan salah satu top skor di Liga 2, dia juga pemain terbaik,” tuturnya.
Ia menambahkan Rafinha juga sangat membantu tim ini untuk promosi. "Jadi sudah sepantasnya Rafa bertahan.”
Dengan catatan impresif Rafinha musim lalu, Razzi berharap bahwa sang striker bisa bermain konsisten dan menjadi momok pertahanan lawan di Liga 1 esok.
“Harapan saya, tentunya, semoga Rafa tetap bisa menunjukkan performa dia seperti di Liga 2 kemarin. Harapannya, bisa membawa banyak kesuksesan untuk PSIM di Liga 1,” ucap Razzi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.