Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Kontroversi mewarnai laga Panama vs Jamaika dalam pertandingan Grup C CONCACAF Gold Cup 2025 di Stadion Q2 Austin, Rabu (15/6) dini hari WIB. Pasalnya, laga kedua kesebelasan babak pertama berlangsung selama 62 menit, meskipun akhirnya Panama menang 4-1 atas Jamaika.
BACA JUGA: Benfica Bekuk Bayern Muenchen 1-0
Tambahan waktu di pengujung babak pertama sebenarnya hanya tujuh menit, namun wasit Selvin Brown asal Honduras baru meniup peluit akhir babak pertama di menit ke-62. Babak pertama yang baru berakhir di menit ke-62 itu mengejutkan penonton dan memicu reaksi warganet menyindir CONCACAF.
"45+7=61?" tulis seorang netizen.
"Baunya seperti CONCACAF," ujar netizen lainnya.
Sementara media asal India, Outlook menyoroti lamanya perpanjangan waktu babak pertama di laga Panama vs Jamaika tersebut.
"Babak pertama yang berlangsung selama satu jam. Gila dan kacau," tulis Outlook India.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.