Aksara Jawa hingga Pegon Masuk Domain Internet, Ini Tantangannya
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Timnas putri Spanyol akan menantang Timnas putri Inggris di partai final Women's EURO 2025 seusai mengalahkan Timnas putri Jerman 1-0 pada babak semifinal di Stadion Letzigrund, Zurich, Kamis dini hari WIB. /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas putri Spanyol akan menantang Timnas putri Inggris di partai final Women's EURO 2025 seusai mengalahkan Timnas putri Jerman 1-0 pada babak semifinal di Stadion Letzigrund, Zurich, Kamis dini hari WIB.
Spanyol dijadwalkan menghadapi Inggris pada partai final Euro Putri 2025 di Stadion St. Jakob-Park, Basel, Minggu (27/7) pukul 23.00 WIB, demikian catatan UEFA.
Ini merupakan final Euro Putri pertama Spanyol sepanjang sejarah, sekaligus kesempatan untuk mengawinkan gelar dengan Piala Dunia Putri 2023 dan UEFA Nations League Putri 2024.
Pada kontra Jerman, Spanyol berhasil meraih kemenangan berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Aitana Bonmati ketika laga memasuki menit ke-113.
Secara statistik pada pertandingan ini Spanyol lebih dominan ketimbang Jerman dengan mencatatkan 67 persen penguasaan bola dan melepaskan 22 tendangan yang sembilan di antaranya tepat sasaran.
Spanyol mengambil inisiatif menyerang ketika laga dimulai, akan tetapi Jerman yang mendapatkan peluang terlebih dahulu melalui tendangan Klara Buehl yang masih menyamping.
Spanyol berbalik memberikan ancaman melalui tendangan yang dilepaskan oleh Esther Gonzalez, akan tetapi bola masih dapat diamankan kiper Jerman Ann-Katrin Berger.
La Roja kembali memberikan ancaman, kali ini lewat sundulan Irene Paredes setelah menerima umpan Claudia Pina, namun kembali Berger dapat melakukan penyelamatan.
Skuad asuhan Montse Tome terus menggempur lini pertahanan Jerman, namun tak ada upaya yang dapat membuahkan gol sehingga skor imbang tanpa gol bertahan ketika turun minum.
Memasuki babak kedua, Jerman mencoba untuk mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan sempat memiliki peluang melalui Giovanna Hoffmann yang masih menyamping dari gawang Spanyol.
Spanyol berbalik memberikan ancaman melalui tendangan Ona Batlle, akan tetapi peluang tersebut dapat dipatahkan berkat penyelamatan Berger.
Memasuki waktu tambahan babak kedua, sempat terjadi jual beli serangan yang membahayakan bagi masing-masing tim, akan tetapi hingga laga usai skor imbang tanpa gol tetap bertahan dan membuat pertandingan dilanjutkan ke extra time.
Memasuki extra time, Spanyol langsung berupaya memberikan tekanan kepada Jerman, namun upaya yang mereka lakukan tak kunjung mampu membobol gawang dari Jerman.
Spanyol akhirnya baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-113 melalui tendangan kaki kanan Aitana Bonmati yang berhasil membobol gawang dari Jerman sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Pada waktu tersisa, Spanyol tetap memperagakan permainan menyerang, sementara Jerman berupaya untuk mencuri gol penyeimbang, namun hingga ketika laga usai skor 1-0 tetap bertahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.