Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
PSIM Jogja harus puas berbagi poin dengan Arema FC dalam lanjutan Super League 2025 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/8/2025). /PSIM.
Harianjogja.com, BANTUL—PSIM Jogja harus puas berbagi poin dengan Arema FC dalam lanjutan Super League 2025 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/8/2025). Laga berjalan sengit dan berakhir imbang 1-1.
Sejak awal pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. PSIM yang tampil agresif justru tertinggal lebih dulu. Pada menit ke-39, Reva Adi melakukan pelanggaran terhadap pemain Arema di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih, dan Dalberto yang menjadi eksekutor sukses membawa tim tamu unggul 0-1.
Petaka menimpa Arema di babak kedua. Yanin Motta harus diusir keluar lapangan pada menit ke-55 setelah melanggar Haljeta di depan kotak penalti. Bermain dengan 10 pemain, Singo Edan terpaksa bertahan total menghadapi tekanan Laskar Mataram.
BACA JUGA: Di Kota Jogja Masih Ada 2.323 Pengangguran, Didominasi Lulusan SMK
Upaya PSIM akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-88. Umpan Ze Valente yang coba dihalau Betinho justru berakhir menjadi gol bunuh diri. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga laga usai.
Pelatih PSIM Jogja, Van Gastel, mengaku kecewa dengan hasil seri meski tetap memberi apresiasi kepada timnya. “Di babak pertama kami banyak peluang tapi belum beruntung. Mereka bisa cetak gol lebih dulu. Di babak kedua, setelah Arema dapat kartu merah, kami tekan terus tapi hanya bisa buat satu gol. Hasil imbang ini memalukan bagi saya, tapi saya tidak bisa menyalahkan pemain,” ujarnya.
Menurut Van Gastel, masalah utama PSIM ada di lini serang dan penyelesaian akhir. “Sejak pramusim, sepertiga akhir memang jadi masalah kami. Ini bukan soal striker, tapi soal kecocokan pemain di kotak penalti. Kami akan perbaiki dari pertandingan ke pertandingan,” ujarnya.
BACA JUGA: Hasil Mallorca vs Barcelona: Skor 0-3, Blaugrana Menang Telak
Sementara, pelatih Arema FC, Marcos Santos menilai hasil seri ini sudah adil bagi timnya. “PSIM luar biasa, mereka menekan terus. Di babak pertama kami bisa menguasai laga, tapi setelah kartu merah situasi berubah. Saya pribadi tidak melihat pelanggaran itu layak kartu merah, tapi keputusan wasit harus diterima,” ucap Santos. Dengan hasil ini, kedua tim sama-sama menambah satu poin di papan klasemen Super League 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.