Jadwal SIM Keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026: Di Kompleks MPP
Jadwal SIM keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026 hadir di Kompleks MPP Pemkab Bantul
Pertandingan pembuka antara Real Madrid vs Osasuna digelar di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu dini hari (20/8/2025). Laga ini akan menjadi pembuka dimulainya Liga Spanyol periode 2025/2026. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Pertandingan pembuka antara Real Madrid vs Osasuna digelar di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu dini hari (20/8/2025). Laga ini akan menjadi pembuka dimulainya Liga Spanyol periode 2025/2026.
Adapun starting XI yang sudah diunggah di akun resmi Instagram Real Madrid, Xabi Alonso menempatkan Brahim Diaz, Mbappe dan Vini Jr sebagai jangka di lini depan.
Adapun pemain bertahan yang dipasang di lini belakang adalah Trent Alexander-Arnold di sisi kanan, Eder Militao sebagai bek tengah dan Dean Huijsen serta Alvaro Carreras di sisi kiri.
Adapun Osasuna menempatkan beberapa pemain belakangnya seperti Juan Cruz bek kiri serta Boyomo, Abel Bretones, Catena.
Laga ini akan dimulai atau kick off pukul 02.00 WIB.
Real Madrid: Courtois, Trent, E. Militão, Huijsen, Á. Carreras, Tchouameni, Valverde (C), Arda Güler, Brahim, Mbappé, Vini Jr.
Osasuna: S. Herrera, Juan Cruz, Torró, Moncayola, Aimar, Rubén García, Budimir, V. Rosier, Boyomo, Abel Bretones, Catena
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026 hadir di Kompleks MPP Pemkab Bantul
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.