Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Ilustrasi badminton. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Tiga wakil Indonesia akan tampil di babak perempat final Hong Kong Open 2025, di Hong Kong Coliseum, Jumat (12/9/2025). Ketiga wakil itu adalah Alwi Farhan, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.
BACA JUGA: Raperda Perlindungan Petani Disahkan
Perempat final Hong Kong Open 2025 dibagi dalam dua sesi yakni pertandingan mulai pukul 10.00 WIB dan pertandingan mulai pukul 16.30 WIB.
Sabar/Reza akan menjadi wakil Indonesia yang pertama tampil di perempat final pada sesi pertama di lapangan satu. Sabar/Reza akan bersua wakil Taiwan, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee sekitar pukul 13.20 WIB.
Dua pasangan ganda putra ini tercatat sudah tiga kali bertemu. Satu pertandingan dimenangi Sabar/Reza dan dua laga lainnya jadi milik Lee bersaudara.
Adnan/Indah dan Alwi Farhan akan tampil di sesi kedua. Waktu pertandingan dua wakil Indonesia ini berdekatan.
Adnan/Indah akan meladeni wakil ganda campuran tuan rumah, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Pertandingan akan berlangsung di lapangan satu sekitar pukul 19.10 WIB.
Alwi Farhan dijadwalkan akan jadi wakil terakhir Indonesia yang bertanding di perempat final Hong Kong Open 2025. Alwi Farhan akan meladeni unggulan ketiga, Chou Tien Chen pada pukul 19.20 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.