Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Louis Van Gaal / Dok
Harianjogja.com, JAKARTA—Pasca-pemecatan Patrick Kluivert, nama Louis van Gaal muncul sebagai kandidat kuat pelatih timnas Indonesia. Meski belum resmi, rumor ini makin ramai setelah media Belanda mengisyaratkan kabar penting dari sang pelatih senior.
Kabar itu datang dari akun Instagram resmi Media 433, sebuah media asal Belanda yang menyebut van Gaal akan melakukan konferensi pers pada Senin depan dan menyampaikan berita. Tidak dijelaskan terkait topik berita yang hendak disampaikan mantan pelatih Manchester United dan Barcelona itu.
Warganet kemudian mengaitkan berita yang akan disampaikan itu dengan kursi pelatih timnas Indonesia. Jika ditarik mundur, nama van Gaal sebelumnya sempat dikaitkan dengan timnas Indonesia.
Pada awal Januari 2025 lalu, van Gaal dikabarkan bakal menjadi Direktur Teknik (dirtek) untuk timnas Indonesia. Namun, rumor itu kemudian dibantah oleh Ruud Gullit, salah satu mantan pemain timnas Belanda.
Kala itu, Gullit mengaku telah bertanya kepada van Gaal dan dipastikan rumor menjadi direktur teknik timnas Indonesia tidak akan terealisasi.
Salah satu pertimbangan van Gaal ialah alasan kesehatan dan usia. Posisi direktur teknik, menurut Gullit akan membuat van Gaal bepergian ke luar negeri dan tidak yakni pelatih kawakan itu dapat melakukannya.
Sebelumnya, PSSI telah memecat tim kepelatihan yang dipimpin Patrick Kluivert karena gagal membawa timnas Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia yang bersaing dengan Arab Saudi dan Irak di putaran empat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bahkan gagal meraih satu kemenangan. Dua gol yang dicetak Kevin Diks hanya berasal dari titik putih handball pemain lawan.
Atas hasil tersebut, PSSI akhirnya mengambil langkah untuk mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert beserta jajarannya.
Setelah bekerja bersama-sama secara intensif selama hampir 12 bulan, PSSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Patrick Kluivert dan para stafnya atas dedikasi dan kontribusi mereka bagi sepak bola Indonesia.
Setelah melalui diskusi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Coach Patrick Kluivert dan timnya atas komitmen dan profesionalisme yang telah mereka tunjukkan. Semangat dan kehadiran mereka di Indonesia akan selalu dikenang dengan rasa hormat, dan kami mendoakan yang terbaik untuk langkah mereka selanjutnya," tulis PSSI dalam akun media sosialnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.