Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Tunggal putra Indonesia Yohanes Saut Marcellyno saat bersaing dengan wakil tuan rumah Kim Hae-deun pada babak kualifikasi SUper 300 Korea Masters 2025 di Wongkwang University Cultural and Sports Center, Jeonbuk, Selasa (4/11/2025). Yohanes menang dengan skor 19-21, 21-15, 22-20. Antara/ist-PBSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia menempatkan tiga wakil tunggal putra di babak utama Korea Masters 2025 setelah Yohanes Saut Marcellyno menyusul Chico Aura Dwi Wardoyo dan Moh Zaki Ubaidillah.
Kemenangan Yohanes atas wakil tuan rumah menjadi penutup manis perjuangan skuad merah putih di babak kualifikasi, meski Anthony Ginting absen karena cedera pinggang.
Tunggal putra Indonesia Yohanes Saut Marcellyno memastikan langkah ke babak utama Korea Masters 2025, namun ia mengatakan masih harus meningkatkan ketenangan setelah melalui laga kualifikasi yang berlangsung dramatis melawan wakil tuan rumah, Kim Hae-deun.
Bertanding di Wongkwang University Cultural and Sports Center, Jeonbuk, Selasa, Yohanes menang susah payah 19-21, 21-15, 22-20 dalam duel yang menguras tenaga selama 1 jam 18 menit.
“Puji Tuhan saya bisa memenangi pertandingan hari ini walaupun ada kendala di lutut. Tapi memang saya harus lebih tenang lagi,” kata Yohanes dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.
Ia mengakui sempat goyah secara mental saat menghadapi dukungan besar untuk wakil tuan rumah, terutama ketika kedua pemain terlibat perang poin sejak awal gim ketiga.
“Pendukung lawan lebih banyak dan saya sempat bimbang karena perang poin terus. Tapi saya meyakinkan diri sendiri untuk tidak mau kalah,” ujarnya.
Yohanes sempat mengeluhkan sakit di lutut pada gim penentuan, namun tetap mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lima poin hingga menyamakan kedudukan 16-16. Pengembalian Kim yang membentur net menjadi penentu langkah pebulu tangkis peringkat ke-103 dunia itu ke babak utama turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut.
“Sekarang saya fokus untuk pemulihan dulu. Untuk besok, yang penting kondisi saya siap,” kata Yohanes yang akan menghadapi wakil Jepang, Riki Takei di babak pertama.
“Kami sudah sering bertemu sejak kecil, jadi saya siap melakukan yang terbaik.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.