KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Pertandingan antara Timnas U-23 Indonesia vs Timnas U-23 Malaysia / PSSI
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar positif menghampiri sepak bola Malaysia seusai Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) mengabulkan permohonan penangguhan sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang sebelumnya dijatuhi hukuman FIFA.
Putusan interim tersebut secara otomatis membekukan sanksi larangan bermain selama 12 bulan yang sempat menghambat aktivitas para pemain, baik di level klub maupun tim nasional, sambil menunggu putusan final atas proses banding yang masih berjalan.
Dengan keputusan ini, tujuh pemain yang sempat terkendala persoalan administratif kini kembali diperbolehkan tampil di lapangan hijau. Mereka adalah Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Héctor Hevel.
Kasus yang menjerat para pemain tersebut bermula dari sanksi FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi. Dampaknya cukup signifikan, termasuk pembatalan tiga kemenangan uji coba internasional Malaysia yang sebelumnya diraih dengan melibatkan para pemain tersebut.
Meski demikian, keputusan CAS saat ini masih bersifat sementara dan belum menyentuh substansi akhir perkara. Nasib karier ketujuh pemain tersebut masih akan ditentukan melalui putusan final yang dikeluarkan setelah proses banding selesai sepenuhnya.
Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) merespons positif perkembangan ini dengan menyampaikan pernyataan resmi melalui kanal komunikasi mereka. FAM menegaskan bahwa sanksi larangan bermain selama 12 bulan tidak lagi berlaku untuk sementara waktu.
“Mereka diizinkan melanjutkan karier dan terlibat dalam aktivitas sepak bola apa pun hingga keputusan akhir atas banding di CAS ditetapkan,” tulis pernyataan resmi FAM.
Federasi juga menegaskan akan terus memantau perkembangan perkara tersebut hingga terdapat kepastian hukum yang bersifat final. Kembalinya sejumlah pemain kunci ini diperkirakan dapat mendongkrak kepercayaan diri Skuad Harimau Malaya, sementara klub-klub terkait kini dapat kembali memaksimalkan peran para pemain tersebut di kompetisi domestik dan internasional yang tengah berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.