Aplikasi Pelacak HP untuk Android dan iPhone, Mana Pilihanmu?
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.
Tangkapan layar saat Kiper Cremonese, Emil Audero dilempar petasan pada laga Cremonese vs Inter Milan
Harianjogja.com, JOGJA—Laga lanjutan Liga Italia antara Inter Milan melawan Cremonese diwarnai insiden berbahaya seusai kemenangan 2-0 untuk Inter Milan. Kiper Cremonese, Emil Audero, menjadi korban ledakan petasan yang dilempar dari tribun pendukung Inter, memicu kecaman luas dan permintaan maaf terbuka dari kapten Nerazzurri, Lautaro Martinez.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-50 pertandingan, tak lama seusai Inter Milan memastikan keunggulan dua gol melalui Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski. Sebuah petasan dari arah tribun pendukung Inter mendarat di sekitar area pertahanan Cremonese dan meledak di dekat Emil Audero. Ledakan itu menyebabkan Audero mengalami luka serta bekas terbakar di bagian lutut.
Tim medis segera memberikan penanganan di lapangan. Meski sempat terdampak ledakan, Emil Audero—yang merupakan mantan pemain Inter dan memiliki darah Indonesia—memilih melanjutkan pertandingan hingga usai. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk profesionalisme tinggi di tengah situasi yang membahayakan keselamatan dirinya.
Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menjadi pemain pertama yang menghampiri Audero seusai kejadian. Ia menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut dan secara terbuka meminta maaf kepada Emil Audero serta seluruh pihak Cremonese. Lautaro menegaskan bahwa tindakan oknum suporter tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai sepak bola.
“Hal seperti ini tidak boleh terjadi. Ada risiko pribadi di sana. Pesepakbola juga manusia,” ujar Lautaro Martinez dikutip dari DAZN.
Dalam pernyataannya, Lautaro juga menekankan bahwa pertandingan sepak bola disaksikan oleh publik global sehingga perilaku suporter turut mencerminkan citra klub dan kompetisi. Ia mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan tindakan berbahaya di stadion yang dapat mengancam keselamatan pemain.
Di tengah insiden tersebut, Lautaro Martinez tetap tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Man of the Match. Seusai menerima penghargaan individu itu, ia mendedikasikannya untuk sang putri yang tengah berulang tahun, sekaligus menegaskan bahwa keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama di atas hasil pertandingan.
Meski Inter Milan sukses meraih kemenangan, insiden petasan yang melukai Emil Audero menjadi catatan serius bagi sepak bola Italia. Kejadian ini menambah daftar panjang masalah perilaku suporter di stadion. Seusai peristiwa ini mencuat, otoritas liga diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh dan menjatuhkan sanksi tegas demi menjaga keamanan serta integritas kompetisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di MPP, Sleman City Hall, SIMMADE, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta layanan Satpas.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Warga Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul harus menyedot air dari Sendang Wonosari saat kemarau. Sumur mengering dan jaringan air bersih belum menjangkau.