Advertisement
Duel Panas di GBK, Arema Bawa Mantan Andalan Persija
Logo BRI Super League. / Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Persija Jakarta menghadapi ujian konsistensi saat menjamu Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (8/2/2026) malam.
Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini menjadi perhatian khusus karena kembalinya tiga mantan ikon Persija—Rio Fahmi, Hansamu Yama, dan Gustavo Franca—ke Jakarta dengan seragam Singo Edan.
Advertisement
Pertandingan ini bukan sekadar duel papan atas, tetapi juga sarat emosi bagi publik GBK. Tiga eks pilar Macan Kemayoran tersebut kini datang sebagai lawan seusai memilih berlabuh ke Arema FC dan siap memberi ancaman nyata bagi mantan klubnya.
Persija Jakarta memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi berkat performa defensif yang sangat solid. Tim asuhan Mauricio Souza sukses membukukan dua kemenangan beruntun masing-masing dengan skor 2-0 atas Persita Tangerang dan Madura United.
BACA JUGA
Seusai rangkaian hasil positif tersebut, Persija mencatatkan empat pertandingan tanpa kebobolan dan hanya satu kali kemasukan gol dalam lima laga terakhir. Lini belakang yang dikomandoi Rizky Ridho kini menjadi salah satu pertahanan paling kokoh di kompetisi.
Di sisi lain, Arema FC datang ke GBK dengan modal kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara. Meski demikian, performa keseluruhan tim asuhan Marcos Santos masih dinilai belum sepenuhnya stabil dari pekan ke pekan.
Kehadiran Rio Fahmi dan Hansamu Yama diyakini menjadi faktor penting dalam peningkatan daya saing Arema FC. Seusai menjalani debut yang cukup menjanjikan bersama Singo Edan, kedua pemain tersebut menunjukkan motivasi ekstra untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik Jakarta.
Secara taktik, laga Persija vs Arema diprediksi berlangsung terbuka dengan duel sengit di lini depan. Persija masih akan mengandalkan ketajaman Gustavo Almeida dan Maxwell Souza sebagai ujung tombak serangan.
Sementara itu, Arema FC diperkirakan tampil agresif melalui pergerakan Dalberto Luan dan Gabriel Silva. Seusai mematangkan strategi di sesi latihan terakhir, kedua pelatih dipastikan menurunkan komposisi terbaik demi mengamankan tiga poin penting.
Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno diprediksi kembali bergemuruh. Selain faktor rivalitas klub, pertemuan ini juga mempertemukan hubungan emosional antara pemain, suporter, dan sejarah panjang Persija Jakarta serta Arema FC.
Bagi Persija, kemenangan menjadi target utama untuk menjaga jarak dengan pesaing di papan atas klasemen. Sebaliknya, Arema FC menjadikan laga ini sebagai momentum bangkit dari inkonsistensi sekaligus pembuktian kapasitas tim.
Seusai peluit awal dibunyikan, duel strategi Mauricio Souza melawan motivasi tinggi para eks Macan Kemayoran di kubu Singo Edan dipastikan menyajikan pertandingan intens sepanjang 90 menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Thailand Berlakukan Larangan Alkohol Nasional Saat Pemilu
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Leptospirosis di Jogja Naik, Warga Diminta Waspada
- Pendidikan Berbasis Al-Quran Diperkuat di Kulonprogo
- PKB DIY Dorong Politik Solutif dan Inklusif di Kepengurusan Baru
- Menkop Dorong Kopdes Merah Putih Produksi Genteng Teknologi Baru
- Logistik Permakanan BPBD Sleman Habis, Pengadaan Tunggu Instruksi
Advertisement
Advertisement



