Advertisement
Penalti Injury Time Antar Semen Padang Tekuk Persita
Logo BRI Super League. / Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Semen Padang FC meraih kemenangan krusial pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 seusai menundukkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (8/2/2026).
Advertisement
Gol kemenangan Kabau Sirah lahir lewat eksekusi penalti Diego Mauricio pada menit-menit akhir laga, hasil keputusan VAR yang memicu drama panjang di penghujung pertandingan.
BACA JUGA
Tambahan tiga poin ini sangat berarti bagi Semen Padang FC yang tengah berjuang keluar dari papan bawah klasemen, meski posisi mereka belum beranjak signifikan. Sebaliknya, Persita Tangerang gagal memanfaatkan peluang untuk menembus lima besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persita Tangerang langsung tampil menekan. Ancaman pertama datang pada menit ke-13 melalui pergerakan Hokky Caraka, tetapi penyelesaian akhirnya belum mampu menaklukkan lini pertahanan tuan rumah. Semen Padang FC merespons enam menit kemudian lewat percobaan Firman Juliansyah, namun bola masih melebar dari sasaran.
Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak pertama, dengan tempo pertandingan yang relatif tinggi. Menjelang turun minum, Semen Padang FC meningkatkan intensitas serangan demi memecah kebuntuan. Peluang terbaik didapatkan Kianz Froese pada menit ke-37, disusul Alhassan Wakaso pada menit ke-41, tetapi kedua peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol karena bola tidak mengarah ke gawang Igor Rodrigues. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki paruh kedua, Semen Padang FC langsung mengambil inisiatif serangan. Shot on target pertama diciptakan oleh Kasim Botan pada menit ke-51, namun masih bisa diamankan Igor Rodrigues. Persita Tangerang tak tinggal diam, Hokky Caraka kembali mengancam pada menit ke-55, tetapi kiper Rendy Oscario tampil gemilang dengan penyelamatan krusial.
Memasuki menit ke-70, tekanan Persita semakin intens. Peluang emas diperoleh Andrejic Aleksa, namun lagi-lagi Rendy Oscario menjadi penghalang utama bagi Pendekar Cisadane untuk mencetak gol pembuka.
Drama puncak terjadi pada masa injury time yang berlangsung sangat panjang. Pada menit ke-90+7, wasit Muhammad Iqballuddin menunjuk titik putih setelah menilai Andrean Rindorindo melakukan pelanggaran terhadap Diego Mauricio di dalam kotak penalti. Keputusan tersebut sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya tetap disahkan.
Ketegangan berlangsung hingga menit ke-90+14, sebelum Diego Mauricio yang maju sebagai algojo menuntaskan tugasnya dengan sempurna, menaklukkan Igor Rodrigues dan membawa Semen Padang FC unggul 1-0.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membuat Semen Padang FC tetap berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 15 poin, sementara Persita Tangerang tertahan di peringkat keenam dengan 32 poin. Hasil ini menjadi suntikan moral penting bagi Kabau Sirah dalam upaya menjauh dari zona degradasi pada laga-laga berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polisi Selidiki Kasus Pelajar Disiram Air Keras di Cempaka Putih
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Logistik Permakanan BPBD Sleman Habis, Pengadaan Tunggu Instruksi
- Mayoritas Pengusaha Muda Binaan Pemkot Jogja Belum Stabil
- DPKP DIY Gelar Gerakan Pangan Murah di Delapan Titik hingga Maret 2026
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Hari Ini, Minggu 8 Februari 2026
- Cek Jadwal Operasional KRL Solo-Jogja Hari Ini, Minggu 8 Februari 2026
Advertisement
Advertisement



