Advertisement

Tampil di Level Nasional, Satya Aset Potensial Anggar DIY

Galih Eko Kurniawan
Kamis, 12 Februari 2026 - 07:27 WIB
Galih Eko Kurniawan
Tampil di Level Nasional, Satya Aset Potensial Anggar DIY Ramadhanihusayn (kanan) tampil di ajang Seleknas Anggar Indonesia. / Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Ramadhanihusayn menunjukkan potensinya sebagai atlet anggar masa depan DIY setelah tampil di Propan Tower Jakarta pada 7-8 Februari 2026 di ajang Seleknas Timnas Anggar Indonesia.

Ramadhanihusayn, atau yang akrab disapa Satya, atlet anggar andalan DIY di nomor Foil Putra, menunjukkan kualitasnya sebagai aset masa depan anggar Indonesia dalam babak Seleksi Nasional (Seleknas) PB Ikasi.

Meski tampil impresif, langkah Satya untuk lolos Seleknas lalu mengibarkan bendera Merah Putih di Kejuaraan Cadet dan Junior Asia 2026 harus tertunda akibat terbatasnya sisa kuota tim inti.

Advertisement

Turun sebagai atlet kategori Cadet awal, Satya yang merupakan siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Godean Sleman ini justru diproyeksikan bertarung di kelas Junior, kategori yang dipersiapkan khusus menuju Youth Olympic Dakar 2026.

Lawannya bukan sembarangan. Satya harus beradu pedang dengan deretan atlet yang lebih senior darinya hingga eks penggawa Pelatnas SEA Games.

Sebagai salah satu atlet pelajar berprestasi dari Kabupaten Sleman, Satya menunjukkan kelasnya dengan merangsek ke papan atas nasional.

Namun, hasil akhir belum berpihak kepadanya untuk menembus skuat inti karena keterbatasan kuota seleksi yang hanya menyisakan satu slot tunggal.

“Kecewa tentunya karena saya sangat memimpikan bisa bergabung di skuat dan mengibarkan bendera Merah Putih. Tapi saya bangga bisa sampai di titik ini. Bersaing di kelas junior bukan hal mudah dan saya membuktikan layak berada di jajaran atas,” tuturnya, Kamis (12/2/2026).

Pelatih kepala anggar DIY, Faidillah Kurniawan, menyatakan kebanggaannya sekaligus keheranannya terhadap kebijakan yang dianggap membatasi potensi atlet muda.

Satya dinilai telah berjuang luar biasa membagi waktu antara kewajiban sekolah dan arena pertandingan.

“Meski langkahnya tertahan di Jakarta, Satya menunjukkan kedewasaan luar biasa dengan tetap menjaga fokus pada pendidikannya di SMP Muhammadiyah 1 Godean,” ucapnya.

Sikap fair play juga ditunjukkan Satya dengan tetap berangkat ke Jakarta untuk memberikan dukungan langsung kepada rekan-rekannya yang berhasil masuk skuat inti Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pesta Retail 2026 di Prambanan Tegaskan Peran UMKM dan Toko Kelontong

Pesta Retail 2026 di Prambanan Tegaskan Peran UMKM dan Toko Kelontong

News
| Kamis, 12 Februari 2026, 22:02 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement