Advertisement
Media Malaysia Seret Nama Erick Thohir dalam Skandal Sanksi FIFA
Tangkapan layar
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Dunia sepak bola Asia Tenggara kembali memanas setelah media Malaysia, My News Hub, melontarkan tuduhan yang menyeret nama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Media tersebut menuding Erick sebagai dalang di balik pelaporan dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Malaysia ke FIFA.
Tuduhan itu mencuat setelah Football Association of Malaysia (FAM) dijatuhi sanksi berupa denda dan larangan bermain bagi sejumlah pemainnya. Spekulasi pun berkembang di Malaysia, terutama di media sosial, yang mengaitkan sanksi tersebut dengan dugaan campur tangan pihak luar.
Advertisement
Kasus ini bermula dari keputusan FIFA pada September 2025 terkait pelanggaran aturan grandfather rule. FAM dinilai terbukti memalsukan akta kelahiran agar tujuh pemain asing dapat memperkuat tim nasional Malaysia. Setelah investigasi, FIFA menjatuhkan denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp6,4 miliar) kepada FAM. Sementara itu, tujuh pemain yang terlibat dikenai larangan bermain selama 12 bulan serta denda masing-masing 2.000 CHF.
My News Hub mengutip sumber anonim yang mengklaim bahwa Erick Thohir mengirim perwakilan untuk menyampaikan laporan beserta dokumen pendukung kepada FIFA. Selain Indonesia, tudingan tersebut juga menyeret Vietnam sebagai pihak yang disebut menjadi pengadu formal. Narasi yang berkembang kemudian mengesankan bahwa sanksi tersebut merupakan hasil intervensi eksternal, bukan murni konsekuensi pelanggaran administratif.
BACA JUGA
Erick Thohir sebelumnya telah membantah tudingan serupa saat isu ini pertama kali mencuat pada September 2025. Ia menegaskan bahwa PSSI tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan federasi negara lain. “Kita tidak intervensi urusan negara lain. Fokus majukan olahraga Indonesia,” tegasnya kala itu.
Saat ini, status sanksi terhadap FAM dan ketujuh pemain tersebut tengah ditangguhkan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS) pada Februari 2026 seiring proses banding yang masih berjalan. Polemik ini pun berpotensi memengaruhi dinamika hubungan sepak bola di kawasan ASEAN. Publik kini menanti hasil akhir proses hukum untuk memastikan apakah tudingan terhadap Erick Thohir memiliki dasar kuat atau sekadar spekulasi yang berkembang di tengah situasi panas.
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang kena sanksi dari FIFA
| Nama Pemain | Status Sanksi | Asal Pelanggaran |
| Facundo Garces | Larangan Bermain 12 Bulan | Pemalsuan Dokumen Kelahiran. |
| Rodrigo Holgado | Larangan Bermain 12 Bulan | Manipulasi Grandfather Rule. |
| Imanol Machuca | Larangan Bermain 12 Bulan | Pelanggaran Administrasi FIFA. |
| João Figueiredo | Larangan Bermain 12 Bulan | Pemalsuan Akta Keturunan. |
| Héctor Hevel | Larangan Bermain 12 Bulan | Manipulasi Status Kewarganegaraan. |
| Jon Irazábal & G. Palmero | Larangan Bermain 12 Bulan | Dokumen Tidak Valid. |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mulai Besok! China Bebaskan Visa untuk Warga Inggris dan Kanada
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KONI Diharapkan Perkuat Ekosistem Olahraga Daerah
- Libur Panjang, Kunjungan Wisata di Pantai Parangtritis Naik
- Rekam Tetangga Mandi, Pria Nanggulan Ditahan Polisi
- BPJS PBI Dinonaktifkan, Pemkab Gunungkidul Buka Reaktivasi Terbatas
- Rayakan Imlek di Candi, InJourney Suguhkan Atraksi Barongsai dan Liong
Advertisement
Advertisement








