29 Juli: Mengenang Pahlawan TNI AU dan Hari Harimau Sedunia
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Insiden dugaan rasisme kembali mencuat dalam laga playoff Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid, Selasa (17/2/2026). - AFP
Harianjogja.com, JOGJA—Kylian Mbappe menuding pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan hinaan rasis kepada Vinícius Júnior dalam laga playoff Liga Champions kontra Real Madrid, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB.
Insiden tersebut membuat pertandingan di Stadion Da Luz sempat dihentikan sekitar 10 menit setelah protokol anti-rasisme UEFA diaktifkan.
Ketegangan bermula pada menit ke-50 seusai Vinícius Júnior mencetak gol melalui tembakan dari sudut kotak penalti memanfaatkan serangan balik cepat Mbappe. Seusai mencetak gol, Vinícius melakukan selebrasi tarian di depan tribune ultras tuan rumah yang memicu reaksi keras suporter hingga terjadi pelemparan botol ke arah lapangan.
Wasit François Letexier kemudian memberikan kartu kuning kepada Vinícius karena dinilai memprovokasi penonton. Dalam situasi panas tersebut, Gianluca Prestianni terekam kamera mendekati Vinícius sambil menutup mulut dengan jersei dan membisikkan sesuatu yang memancing emosi pemain asal Brasil itu.
“Prestianni menyebut monyet lima kali. Bagaimana bisa pemain muda memiliki perilaku seperti itu? Dia seharusnya dilarang bermain (banned) dari Liga Champions!” tegas Mbappe, dikutip dari The Guardian.
Sejumlah pemain Real Madrid seperti Aurélien Tchouaméni dan Fede Valverde ikut memberikan pembelaan. Mereka menilai gestur menutup mulut yang dilakukan Prestianni mengindikasikan adanya ucapan yang tidak pantas dan berbau rasial.
Di kubu tuan rumah, pelatih Benfica, Jose Mourinho, memiliki sudut pandang berbeda. Seusai berbicara langsung dengan Vinícius di pinggir lapangan, Mourinho tidak membenarkan tindakan rasisme, tetapi menilai selebrasi tarian yang dilakukan sang pemain berpotensi memancing emosi suporter dan pemain lawan.
Insiden ini kembali menempatkan Vinícius Júnior sebagai simbol perlawanan terhadap diskriminasi di sepak bola Eropa. Sementara itu, UEFA dikabarkan tengah melakukan investigasi melalui rekaman video serta laporan resmi pertandingan untuk menentukan langkah disipliner.
Laga leg kedua di Santiago Bernabéu pada 26 Februari mendatang diprediksi berlangsung dalam tensi tinggi. Seusai tekanan publik meningkat, banyak pihak mendesak UEFA menjatuhkan sanksi tegas agar protokol anti-rasisme benar-benar ditegakkan, bukan sekadar formalitas di atas lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.