Advertisement
Slot Desak Aksi Tegas Seusai Kasus Rasisme Vinicius Jr
Striker Real Madrid, Vinicius Junior usai mencetak gol ke gawang Liverpool dalam final Liga Champions - Twitter
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kasus rasisme terhadap Vinicius Jr di Liga Champions 2025/26 memicu respons keras dari pelatih Liverpool, Arne Slot. Ia menilai dunia sepak bola belum cukup maksimal memerangi rasisme dan menyerukan langkah lebih tegas agar insiden serupa tak terulang.
Insiden itu terjadi saat Real Madrid menang 1-0 atas Benfica pada leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 di markas Benfica, Rabu lalu. Dalam laga tersebut, Vinicius Jr mengaku mendapat perlakuan rasial dari winger Benfica asal Argentina, Gianluca Prestianni, sehingga pertandingan sempat dihentikan selama 11 menit sesuai protokol anti-rasisme FIFA.
Advertisement
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa upaya memerangi rasisme di sepak bola tidak boleh berhenti pada prosedur formal semata. Menurutnya, komunitas sepak bola harus bergerak lebih progresif dibandingkan masyarakat umum dalam menangani diskriminasi.
“Secara umum, Anda tidak pernah bisa melakukan cukup banyak. Selalu ada yang bisa dilakukan lebih untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Slot jelang laga tandang ke markas Nottingham Forest, dikutip dari NT News pada Kamis.
BACA JUGA
“Kita sebagai komunitas sepak bola harus berusaha melakukan lebih dari yang dilakukan masyarakat secara umum. Protokol sudah dijalankan dalam pertandingan itu, dan itu adalah langkah pertama,” tambahnya.
Dari kubu Benfica, termasuk Gianluca Prestianni serta pelatih mereka, Jose Mourinho, telah membantah tudingan rasial tersebut. Sementara itu, UEFA memastikan tengah melakukan peninjauan atas insiden yang terjadi dalam pertandingan melawan Real Madrid tersebut.
Slot menambahkan, sikap tegas pemain dan ofisial pertandingan sangat menentukan dalam memerangi rasisme. Ia berharap para pemain Liverpool berani melaporkan jika mengalami kejadian serupa.
“Saya berharap pemain saya akan bertindak dengan cara yang sama dan segera melaporkannya, wasit juga mengambil tindakan yang tepat,” katanya.
Di luar polemik kasus rasisme Vinicius Jr, Slot juga membahas persiapan timnya menghadapi Nottingham Forest yang kini ditangani manajer baru, Vitor Pereira. Forest sebelumnya memecat Sean Dyche dan menunjuk mantan pelatih Wolverhampton Wanderers itu pada pekan lalu.
Menurut Slot, perubahan pelatih bisa membawa perbedaan signifikan pada pola permainan Forest dibandingkan pertemuan terakhir pada November lalu, saat Liverpool kalah 0-3 di Anfield.
“Kami hanya punya waktu malam ini untuk melihat apakah manajer baru mengubah komposisi pemain,” kata Slot, merujuk pada laga pertama Forest di bawah Pereira di ajang playoff Liga Europa.
“Hal baiknya, mereka sudah memainkan pertandingan itu dan pelatihnya juga punya pengalaman di Liga Inggris musim lalu,” imbuhnya.
Dari sisi komposisi pemain, Jeremie Frimpong dipastikan masih absen pada akhir pekan ini. Namun, bek Joe Gomez telah berada dalam kondisi siap tampil sebagai starter apabila dibutuhkan.
Slot menilai grafik performa Liverpool terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. The Reds kini menempati posisi keenam klasemen sementara dengan 42 poin dari 26 pertandingan.
“Kami sudah berkembang dibanding tiga atau empat bulan lalu. Kami berada dalam kondisi yang jauh lebih baik,” ujar pelatih berusia 47 tahun tersebut.
“Ada banyak alasan, tetapi dua yang paling sederhana adalah kondisi fisik kami yang semakin prima dan peningkatan dalam situasi bola mati.”
Sementara itu, Nottingham Forest masih berjuang menjauh dari zona merah. Mereka kini berada di peringkat ke-17, hanya satu tingkat dan terpaut tiga poin dari zona degradasi yang ditempati West Ham United, sehingga duel kontra Liverpool menjadi momentum penting dalam persaingan papan bawah Liga Inggris musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







