Advertisement
El Mencho Tewas, Meksiko Mencekam Jelang Piala Dunia
Trofi Piala Dunia - ist - FIFA
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tewasnya gembong kartel Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho memicu gelombang kekerasan di Meksiko, termasuk di Guadalajara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.
El Mencho dilaporkan meninggal dunia saat proses evakuasi medis menuju Mexico City. Seusai kabar kematiannya menyebar, kelompok bersenjata yang diduga loyalis kartel melakukan aksi balasan dengan membakar kendaraan dan memblokade lebih dari 250 titik jalan raya di hampir 10 negara bagian.
Advertisement
Dampaknya terasa hingga ke Guadalajara, salah satu kota penyelenggara Piala Dunia 2026. Aktivitas publik lumpuh dan warga memilih bertahan di dalam rumah, membuat sejumlah kawasan berubah seperti kota tanpa aktivitas.
Kekacauan tersebut turut memukul sektor olahraga. Sejumlah pertandingan liga putra dan putri dibatalkan, termasuk laga Queretaro melawan Juarez FC serta pertandingan besar Chivas kontra America. Ketidakpastian juga membayangi rencana laga persahabatan internasional antara Meksiko menghadapi Islandia di Stadion Corregidora.
BACA JUGA
Guadalajara sendiri dijadwalkan menggelar empat laga fase grup Piala Dunia 2026 di Stadion Akron pada Juni mendatang. Kota ini direncanakan menjadi tuan rumah pertandingan yang melibatkan tim-tim besar seperti Spanyol, Uruguay, Kolombia, dan Meksiko.
Laporan media Spanyol MARCA menyebut sumber internal penyelenggara mengakui adanya kekhawatiran tinggi terkait keamanan pemain dan suporter selama turnamen berlangsung. FIFA dikabarkan meminta jaminan konkret dari panitia lokal untuk memastikan stabilitas keamanan seusai eskalasi kekerasan tersebut.
Secara regulasi, FIFA memiliki kewenangan memindahkan lokasi pertandingan apabila terjadi kondisi force majeure atau ancaman keamanan serius. Seusai kematian El Mencho, sejumlah analis memperingatkan potensi konflik antar-faksi kartel yang dapat memperpanjang krisis keamanan dalam waktu dekat.
Operasi militer yang disebut melibatkan dukungan intelijen Amerika Serikat itu memang berhasil menumbangkan figur paling diburu di Meksiko. Namun, dampak sosial dan keamanan yang muncul justru menghadirkan ketidakpastian baru menjelang pesta sepak bola terbesar dunia. Kini, perhatian internasional tertuju pada langkah FIFA dalam menentukan kelanjutan status Meksiko sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja 23 Februari 2026, Rp8.000
- Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jogja dan Sekitarnya 23 Februari 2026
- Jadwal SIM Keliling Jogja 23 Februari 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 23 Februari 2026, Lengkap
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY 23 Februari 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement








