Advertisement
PSIM Hadapi Jadwal Padat, Van Gastel Harus Putar Otak Jaga Kebugaran
PelatIih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Jogja, pada Selasa (4/11/2025) sore. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja dihadapkan pada jadwal padat dalam lanjutan Super League 2025/2026. Laskar Mataram harus menjalani tiga pertandingan dalam rentang sembilan hari di tengah upaya mengakhiri tren tanpa kemenangan.
Setelah bermain imbang dramatis 3-3 melawan Bali United pada Senin (23/2/2026), PSIM dijadwalkan menghadapi PSBS Biak pada Jumat (27/2/2026).
Advertisement
Tak berselang lama, PSIM kembali melakoni laga tandang ke Sumatra Barat untuk menghadapi Semen Padang FC pada Rabu (4/3/2026). Padatnya jadwal ini membuat tim hanya memiliki waktu pemulihan yang sangat terbatas.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan besar, khususnya dalam menjaga kebugaran pemain.
BACA JUGA
“Persiapan yang singkat, begitu juga dengan pertandingan melawan Padang setelahnya. Jadi, dalam waktu singkat yang hanya beberapa hari itu, saya harus memulihkan kondisi dan mempersiapkan para pemain,” ujar Van Gastel, Rabu (25/2/2026).
Ia menilai situasi ini tidak ideal bagi tim yang tengah berusaha kembali ke jalur kemenangan. Namun, ia menyadari kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika kompetisi.
“Jadi ya, bagi saya, saya tidak akan bilang ini bagus. Tapi terasa aneh melihat begitu banyak pertandingan yang dimainkan dalam jangka waktu yang sangat singkat,” katanya.
Lima Laga Tanpa Kemenangan
Saat ini, PSIM masih berupaya keluar dari rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan. Dalam periode tersebut, mereka mencatat tiga hasil imbang melawan Bali United, Persik Kediri, dan Persis Solo, serta menelan dua kekalahan dari Borneo FC Samarinda dan Persebaya Surabaya.
Hingga pekan ke-22, PSIM Jogja berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Posisi mereka belum aman karena hanya terpaut empat poin dari Bali United di peringkat ke-11.
Dengan jadwal yang padat dan persaingan papan tengah yang ketat, efektivitas rotasi pemain serta manajemen kebugaran akan menjadi kunci bagi PSIM untuk menjaga asa bertahan di 10 besar klasemen Super League musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Bripda MS Tual: Ahmad Sahroni Desak Proses Hukum Tuntas
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Aktivis Mahasiswa Perdana Arie Bebas dari Lapas Cebongan Sleman
- Jelang Lebaran, Satpol PP Jogja Perketat Pengawasan Gepeng
- Pasar Ramadan Berpotensi Picu Macet, Dishub Minta Panitia Izin Polisi
- Jalan Sempit di Bambanglipuro Bantul Jadi Ikon Kampung Ramadan
- Proyek Tol Jogja-Solo di Purwomartani Terus Dikerjakan Jelang Mudik
Advertisement
Advertisement




