Advertisement
Juventus Unggul 1-0, Agregat Masih Berat Lawan Galatasaray
Juventus membuka asa kebangkitan usai unggul 1-0 atas Galatasaray pada babak pertama leg kedua playoff Liga Champions UEFA di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026) ist/X - Juventus
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Juventus membuka asa kebangkitan usai unggul 1-0 atas Galatasaray pada babak pertama leg kedua playoff Liga Champions UEFA di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026). Gol penalti Manuel Locatelli pada menit ke-37 menjadi pembeda, meski agregat masih berpihak pada Galatasaray dengan skor 5-3.
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Juventus langsung bermain agresif sejak menit awal. Tim asuhan Luciano Spalletti tampil menekan demi mengejar defisit tiga gol akibat kekalahan telak 2-5 pada leg pertama di Istanbul.
Advertisement
Duo penyerang muda Kenan Yildiz dan Jonathan David dipercaya sebagai ujung tombak. Juventus mengandalkan tempo tinggi dan permainan langsung, sementara Galatasaray memilih pendekatan lebih sabar dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.
Peluang pertama hadir pada menit ke-12 melalui sepakan jarak jauh Teun Koopmeiners, namun masih mampu ditepis kiper Galatasaray, Fernando Muslera. Juventus kembali mengancam lewat sundulan Jonathan David yang masih melambung tipis di atas mistar.
BACA JUGA
Galatasaray bukan tanpa perlawanan. Serangan balik yang dimotori Victor Osimhen sempat merepotkan lini belakang Juventus. Pada menit ke-25, Osimhen nyaris mencetak gol, tetapi Mattia Perin tampil gemilang menggagalkan peluang tersebut.
Tekanan Juventus akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Kenan Yildiz dijatuhkan Lloyd Kelly di kotak terlarang. Wasit sempat menunggu konfirmasi VAR sebelum menunjuk titik putih. Locatelli yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Juventus unggul 1-0.
Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tuan rumah. Meski demikian, perjuangan Juventus masih sangat berat. Bianconeri setidaknya membutuhkan dua gol tambahan di babak kedua tanpa kebobolan untuk memaksakan perpanjangan waktu. Galatasaray tetap berada di posisi aman, namun tekanan penuh dari Juventus menjanjikan duel sengit hingga peluit akhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






