Menkeu Purbaya Sebut Anggaran MBG Rp268 T Berpotensi Dipangkas
Pemerintah kaji pemangkasan anggaran MBG Rp268 triliun. Fokus pada efisiensi dan tepat sasaran penerima.
Bhayangkara FC mengalahkan Arema FC 2-1 di Stadion PKOR Way Halim. Arema harus bermain dengan sembilan pemain setelah dua kartu merah. /Instagram.
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG— Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Arema FC berakhir dramatis setelah tuan rumah menang 2-1 dalam laga yang diwarnai dua kartu merah bagi tim tamu. Duel yang berlangsung di Stadion PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa (10/3/2026), membuat Arema harus menuntaskan laga dengan sembilan pemain.
Dua gol kemenangan Bhayangkara FC tercipta pada babak kedua melalui Privat Mbarga dan Moussa Sidibe setelah Arema kehilangan dua pemain akibat kartu merah yang diterima Pablo Oliviera dan Dalberto.
Sejak awal pertandingan, Arema justru tampil lebih agresif dengan menguasai jalannya permainan. Beberapa peluang sempat diciptakan melalui Dalberto dan Joel Vinicius yang beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah.
Keunggulan Arema akhirnya tercipta menjelang turun minum. Pada menit ke-45+1, Joel Vinicius berhasil memecah kebuntuan setelah menyambar umpan sundulan Dalberto di dalam kotak penalti dan mengubahnya menjadi gol.
Namun situasi berubah drastis pada masa tambahan waktu babak pertama. Pada menit ke-45+8, Arema harus kehilangan Pablo Oliviera yang menerima kartu merah dari wasit sehingga tim tamu terpaksa melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-51, tim tuan rumah memperoleh peluang emas, tetapi sontekan Sadiki masih gagal menembus gawang Arema. Upaya lain melalui tendangan Ryo Matsumura juga berhasil digagalkan kiper Arema.
Meski bermain dengan 10 orang, Arema masih mampu menciptakan peluang berbahaya. Pada menit ke-63, Gustavo Franca melepaskan tendangan keras yang nyaris menjebol gawang Bhayangkara yang dijaga Awan Seto.
Petaka kembali datang bagi Arema pada menit ke-70 setelah Dalberto mendapat kartu merah dari wasit. Keputusan tersebut membuat tim berjuluk Singo Edan harus melanjutkan laga hanya dengan sembilan pemain.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimaksimalkan Bhayangkara pada menit ke-74. Gol penyama kedudukan lahir melalui Privat Mbarga yang berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Bhayangkara kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-86 setelah Moussa Sidibe sukses mengeksekusi tendangan penalti. Penalti diberikan setelah Dendy Sulistyawan dijatuhkan di dalam kotak penalti Arema. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1 untuk Bhayangkara hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC naik ke posisi keenam klasemen dengan koleksi 41 poin dari 25 pertandingan. Sementara itu, Arema FC tertahan di peringkat ke-11 dengan perolehan 31 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah kaji pemangkasan anggaran MBG Rp268 triliun. Fokus pada efisiensi dan tepat sasaran penerima.
Simak daftar 10 tablet Android tercepat versi AnTuTu edisi Mei 2026 yang dipimpin oleh Vivo Pad 6 Pro dengan skor melampaui 4 juta poin.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 25.068 ton hingga Mei 2026 dengan nilai ekonomi Rp694,55 miliar. Komoditas nila hingga lele mendominasi.
OpenAI meluncurkan mode belajar di ChatGPT yang membantu pelajar memahami materi secara bertahap dengan metode Socrates.
Pemkot Pekalongan mempertahankan opini WTP dari BPK RI untuk LKPD 2025. Capaian ini menjadi WTP ke-11 berturut-turut sejak 2015 meski di tengah tantangan bencan
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.