DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Bhayangkara FC mengalahkan Arema FC 2-1 di Stadion PKOR Way Halim. Arema harus bermain dengan sembilan pemain setelah dua kartu merah. /Instagram.
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG— Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Arema FC berakhir dramatis setelah tuan rumah menang 2-1 dalam laga yang diwarnai dua kartu merah bagi tim tamu. Duel yang berlangsung di Stadion PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa (10/3/2026), membuat Arema harus menuntaskan laga dengan sembilan pemain.
Dua gol kemenangan Bhayangkara FC tercipta pada babak kedua melalui Privat Mbarga dan Moussa Sidibe setelah Arema kehilangan dua pemain akibat kartu merah yang diterima Pablo Oliviera dan Dalberto.
Sejak awal pertandingan, Arema justru tampil lebih agresif dengan menguasai jalannya permainan. Beberapa peluang sempat diciptakan melalui Dalberto dan Joel Vinicius yang beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah.
Keunggulan Arema akhirnya tercipta menjelang turun minum. Pada menit ke-45+1, Joel Vinicius berhasil memecah kebuntuan setelah menyambar umpan sundulan Dalberto di dalam kotak penalti dan mengubahnya menjadi gol.
Namun situasi berubah drastis pada masa tambahan waktu babak pertama. Pada menit ke-45+8, Arema harus kehilangan Pablo Oliviera yang menerima kartu merah dari wasit sehingga tim tamu terpaksa melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-51, tim tuan rumah memperoleh peluang emas, tetapi sontekan Sadiki masih gagal menembus gawang Arema. Upaya lain melalui tendangan Ryo Matsumura juga berhasil digagalkan kiper Arema.
Meski bermain dengan 10 orang, Arema masih mampu menciptakan peluang berbahaya. Pada menit ke-63, Gustavo Franca melepaskan tendangan keras yang nyaris menjebol gawang Bhayangkara yang dijaga Awan Seto.
Petaka kembali datang bagi Arema pada menit ke-70 setelah Dalberto mendapat kartu merah dari wasit. Keputusan tersebut membuat tim berjuluk Singo Edan harus melanjutkan laga hanya dengan sembilan pemain.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimaksimalkan Bhayangkara pada menit ke-74. Gol penyama kedudukan lahir melalui Privat Mbarga yang berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Bhayangkara kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-86 setelah Moussa Sidibe sukses mengeksekusi tendangan penalti. Penalti diberikan setelah Dendy Sulistyawan dijatuhkan di dalam kotak penalti Arema. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1 untuk Bhayangkara hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC naik ke posisi keenam klasemen dengan koleksi 41 poin dari 25 pertandingan. Sementara itu, Arema FC tertahan di peringkat ke-11 dengan perolehan 31 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Hamzah Batik Malioboro terbakar Senin dini hari. Sebanyak 12 mobil damkar, water cannon Polresta Jogja dan truk damkar TNI dikerahkan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.