Advertisement
Pep Guardiola Pasang Badan Setelah Manchester City Gugur di UCL
Tim Manchester City saat menjuarai Liga Champions Eropa 2023. Antara/AFP - Paul Ellis
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA –Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan tidak akan menyalahkan Bernardo Silva atas kartu merah yang memicu kekalahan timnya dari Real Madrid. Mantan pelatih Barcelona tersebut menilai tindakan anak asuhnya merupakan refleks alami dan tetap mengapresiasi kontribusi besar sang pemain selama bertahun-tahun.
Manchester City kalah 1-2 saat melawan Los Blancos di Etihad Stadium, Manchester, Rabu(18/3/2026) pagi WIB.
Bernardo Silva harus diganjar kartu merah langsung pada menit ke-20 setelah terbukti menghentikan tendangan Vinicius Junior menggunakan bagian tangan di area kotak penalti. Wasit kemudian langsung mengusir pemain Tim Nasional Portugal tersebut. Tak hanya itu, pengadil lapangan juga memberikan hadiah penalti kepada Real Madrid. "Ayolah, ini bukanlah sebuah kesalahan. Ini adalah kartu merah pertama Bernardo Silva," kata Guardiola dikutip dari laman resmi klub.
Menurut eks Pelatih Barcelona itu,
tindakan yang dilakukan Bernardo merupakan refleks alami. “Ini bukan salah satu yang dapat dihindari," kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Pep tidak ingin mencari kambing hitam atas kegagalan Manchester City yang dihajar Real Madrid lewat agregat 1-5.
"Tidak pernah saya akan menyalahkan pemain saya untuk itu terutama Bernardo setelah apa yang telah dilakukannya untuk kita selama bertahun-tahun," jelasnya.
Kekalahan atas Los Blancos sekaligus menghentikan perjalanan Manchester City di Liga Champions musim ini. Catatan negatif ini sekaligus memperpanjang rentetan kegagalan The Citizens yang selalu tersingkir di fase gugur ketika bersua Los Galacticos dalam tiga musim terakhir di Liga Champions.
Terakhir, Manchester City menyingkirkan Real Madrid di Liga Champions terjadi di musim 2022/2023. Kala itu, Manchester City yang masih diperkuat Kevin De Bruyne menghajar Real Madrid lewat agregat 1-5 pada babak semifinal.
Performa impresif tersebut sekaligus berlanjut di laga final ketika The Sky Blues memetik kemenangan atas Inter Milan. Kemenangan tersebut menjadi gelar juara Liga Champions perdana Manchester City.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mabes TNI Tangkap Tiga Perwira BAIS Pelaku Penyiraman Air Keras
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








