Advertisement

Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia

Newswire
Rabu, 25 Maret 2026 - 16:17 WIB
Sunartono
Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia Trofi Piala Dunia - ist - FIFA

Advertisement

Harianjogja.com, BERGAMO—Bek sayap andalan Timnas Italia, Riccardo Calafiori, menegaskan tekad kuatnya untuk membawa Gli Azzurri kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia. Pemain bertahan tersebut berkomitmen penuh untuk mengamankan tiket Piala Dunia 2026 melalui jalur play-off Kualifikasi zona Eropa yang akan segera bergulir.

Dikutip dari laman resmi federasi, Rabu (25/3/2026), Calafiori menyadari betapa besarnya kerinduan publik Italia setelah tim nasional mereka absen cukup lama dari turnamen empat tahunan tersebut. Baginya, mengantarkan Italia berlaga di edisi 2026 bukan sekadar tugas profesional, melainkan perwujudan mimpi masa kecil yang sangat ia nantikan.

Advertisement

"Menuju ke Piala Dunia adalah mimpi masa kecil. Saya tak sabar untuk memainkan pertandingan ini. Tekanan selalu ada, tidak ada artinya untuk menghindari itu," tegas Calafiori.

Italia tercatat terakhir kali mencicipi atmosfer Piala Dunia pada edisi 2014 di Brasil, di mana saat itu langkah mereka terhenti secara tragis di fase grup. Sejak saat itu, Gli Azzurri seolah terjebak dalam kutukan gagal lolos di dua edisi beruntun akibat kandas pada fase play-off. Kini, peluang untuk menyudahi penantian panjang tersebut terbuka lebar saat Italia dijadwalkan menjamu Irlandia Utara di Stadion Gewiss, Bergamo, Kamis (26/3/2026) waktu setempat.

"Kami tahu betapa pentingnya untuk lolos, kami semua menginginkan hal yang sama. Mari mencoba untuk mewujudkan itu dan berpikir secara positif," sambungnya.

Menghadapi semifinal play-off Jalur A ini, Calafiori mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk menjaga konsentrasi tinggi sejak menit awal, terutama dalam mengantisipasi skema bola mati lawan yang dinilai sangat berisiko. Menurutnya, aspek teknis sekecil apa pun dapat menjadi pembeda hasil akhir dalam pertandingan hidup-mati seperti ini.

"Kita harus fokus pada bola mati melawan mereka karena mereka [Irlandia Utara] bisa sangat berbahaya, tetapi kita juga bisa berbahaya. Bola mati dalam sepak bola modern dapat membuat perbedaan," jelas Calafiori secara mendalam.

Laga di Bergamo ini diprediksi akan menjadi ujian mental bagi skuad asuhan Luciano Spalletti di tengah atmosfer arus balik Lebaran 2026 yang juga mewarnai perhatian publik di tanah air.

Kemenangan atas Irlandia Utara menjadi harga mati bagi Italia jika ingin melangkah ke final play-off dan mengakhiri trauma kegagalan masa lalu demi mengamankan tempat di putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini

Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini

News
| Rabu, 25 Maret 2026, 19:02 WIB

Advertisement

Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata

Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata

Wisata
| Minggu, 22 Maret 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement