Advertisement
Kylian Mbapp Bantah Skandal Cedera di Real Madrid
Kylian Mbappe. - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kylian Mbappé akhirnya angkat bicara terkait polemik penanganan cedera lutut yang sempat memicu kontroversi. Penyerang Real Madrid itu menegaskan bahwa tidak ada kesalahan diagnosis dari tim medis klub, meskipun rumor yang beredar menyebut sebaliknya.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga persahabatan antara Timnas Prancis melawan Timnas Brasil di Boston, Amerika Serikat.
Advertisement
"Informasi yang menyatakan bahwa dokter Real Madrid salah memeriksa lutut saya sepenuhnya salah," ujarnya dikutip dari AS, Kamis (26/3/2026).
Laporan Investigasi Picu Kontroversi
BACA JUGA
Pernyataan Mbappé bertolak belakang dengan laporan media Prancis, RMC Sport. Dalam investigasinya, disebutkan bahwa tim medis klub diduga keliru membaca hasil MRI.
Laporan tersebut menyebut lutut kanan Mbappé yang dinyatakan bermasalah justru dalam kondisi sehat. Sebaliknya, cedera sebenarnya terjadi pada lutut kiri sejak pertandingan melawan Celta Vigo pada Desember 2025.
Akibat dugaan kesalahan tersebut, Mbappé disebut tetap bermain dalam kondisi tidak sepenuhnya fit di sejumlah laga penting. Cedera yang dialaminya kemudian teridentifikasi sebagai robekan kecil pada ligamen krusiatum posterior setelah pemeriksaan lanjutan di Lyon.
Dampak Besar di Internal Klub
Kasus ini berujung pada keputusan drastis dari manajemen Real Madrid. Klub dikabarkan memecat seluruh staf medis pada Januari 2026 sebagai respons terhadap penanganan cedera pemain yang dinilai bermasalah.
Langkah tersebut diambil untuk mengembalikan kepercayaan pemain serta memastikan standar medis klub tetap berada di level tertinggi.
Fokus Pemulihan dan Laga Internasional
Saat ini, Mbappé memilih jalur pemulihan tanpa operasi. Ia fokus menjalani terapi otot di bawah pengawasan tim medis Timnas Prancis.
Pelatih Didier Deschamps pun masih berhati-hati dalam menentukan kondisi sang pemain. Ia belum memastikan apakah Mbappé akan tampil penuh saat menghadapi Brasil.
Dengan klarifikasi ini, Mbappé berharap perhatian publik kembali pada performanya di lapangan. Namun, polemik penanganan cedera di Madrid tetap menjadi sorotan, sekaligus pengingat pentingnya akurasi medis dalam menjaga karier pemain di level tertinggi sepak bola dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







