Advertisement

Dewa United vs PSIM Jogja: Jadi Duel Penentu 8 Besar

Jumali
Kamis, 02 April 2026 - 08:57 WIB
Jumali
Dewa United vs PSIM Jogja: Jadi Duel Penentu 8 Besar Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Dewa United dalam laga krusial pekan ke-26 Super League 2025/2026.

Duel yang digelar di Banten International Stadium pada Jumat (3/4/2026) pukul 19.00 WIB ini menjadi penentu langkah Laskar Mataram dalam perburuan posisi delapan besar klasemen.

Advertisement

Selain itu, laga ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil imbang pada pekan sebelumnya.

PSIM Jogja sebelumnya bermain imbang 2-2 kontra Persijap, sementara Dewa United menahan Persija dengan skor 1-1. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Saat ini PSIM Jogja berada di peringkat ke-8 dengan koleksi 38 poin dari 9 kemenangan dan 11 hasil imbang. Menariknya, tim berjuluk Laskar Mataram ini menjadi salah satu tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit, yakni hanya lima kali sepanjang musim.

Di sisi lain, Dewa United menempel ketat di posisi ke-9 dengan raihan 34 poin, sehingga kemenangan akan sangat menentukan pergeseran posisi kedua tim.

Pelatih PSIM Jogja, Jean Paul van Gastel, menegaskan fokus utama timnya adalah memperkuat organisasi permainan.

“Prinsip bertahan dan menyerang terus kami latih. Saya lebih fokus pada tim kami sendiri dan cara bermain yang ingin diterapkan,” ujarnya.

Van Gastel mengakui Dewa United kini tampil lebih solid setelah melakukan perombakan skuat pada bursa transfer paruh musim. Kedalaman tim lawan dinilai meningkat signifikan meski baru saja tersingkir dari kompetisi Asia.

“Mereka punya tambahan pemain baru yang membuat tim lebih kuat. Ini akan menjadi pertandingan sulit,” katanya.

Di sisi lain, PSIM Jogja harus menghadapi tantangan tambahan karena sejumlah pemain kunci absen dalam laga ini. Fahreza Sudin dipastikan tidak tampil akibat akumulasi kartu merah.

Selain itu, Anton Fase masih menjalani pemulihan cedera, sementara bek asing Rahmatsho mengalami memar usai sesi latihan terakhir.

Kondisi ini memaksa pelatih melakukan rotasi pemain, dengan harapan para pengganti mampu tampil maksimal menghadapi tekanan tuan rumah.

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan kemenangan, laga ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Hasil pertandingan akan sangat menentukan peluang PSIM Jogja untuk tetap bersaing di papan atas dan menjaga asa menembus delapan besar klasemen musim ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai

BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai

News
| Kamis, 02 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement