Advertisement
Dihantam Cedera, Arema FC Percaya Diri Hadapi Malut United
Logo BRI Super League. / Ist
Advertisement
Harianjogja.com, MALANG — Arema FC menghadapi ujian berat saat menjamu Malut United di pekan ke-26 Super League 2025-2026, di tengah kondisi tim yang pincang akibat badai cedera dan absennya sejumlah pemain kunci.
Situasi ini membuat laga di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (3/4/2026) menjadi tantangan besar, terutama bagi suporter yang berharap tim kebanggaan mereka tetap mampu meraih kemenangan.
Advertisement
Pelatih Marcos Santos mengakui bahwa kondisi skuad saat ini belum ideal. Namun, ia tetap optimistis berkat persiapan intensif yang telah dilakukan dalam dua pekan terakhir.
“Apapun ada tujuh pemain yang tidak bisa main, karena akumulasi sama cedera tapi saya senang karena dua minggu ini kita luar biasa persiapan jadi bisa menang,” kata pelatih asal Brasil tersebut dalam keterangan klub.
BACA JUGA
Waspadai Kematangan Malut United
Kehilangan pemain, terutama di lini belakang, menjadi perhatian utama tim pelatih. Meski begitu, Santos menilai Malut United bukan lawan yang bisa dianggap enteng karena memiliki komposisi pemain berpengalaman.
“Pertandingan sulit apapun mau permain tidak main tapi mereka sulit, karena Malut dari naik ke Liga 2 ke Liga 1 selalu buat tim bagus, kuat pemain senior banyak pemain sudah tahu Liga. Tapi tim kami sudah siap, sudah siap mental untuk pertandingan,” imbuhnya.
Dukungan Aremania Jadi Kunci
Dalam situasi sulit ini, kehadiran suporter di stadion diharapkan menjadi faktor pembeda. Santos meminta Aremania untuk memberikan dukungan penuh agar pemain pengganti mampu tampil maksimal.
Atmosfer Stadion Kanjuruhan diyakini bisa menambah motivasi dan kepercayaan diri para pemain yang turun di laga krusial tersebut.
Fokus pada Kekuatan Kolektif
Menghadapi lini serang lawan yang dihuni pemain berbahaya seperti David Da Silva, Santos memilih pendekatan kolektif dibandingkan penjagaan individu.
Ia juga menyoroti kualitas pemain Malut United lainnya seperti Yakob Sayuri hingga Gustavo Franca yang dinilai mampu menjadi ancaman.
“Tim kita juga banyak pemain bagus, ada Franca, Gaby, Arkhan pemain tim nasional, Arema tim besar, pasti mereka juga takut sama kita. Kami fokus ke pertandingan,” sambungnya.
Setelah menyiapkan strategi untuk memperkuat lini pertahanan, Santos berharap koordinasi antar pemain bisa lebih solid. Arema FC pun membidik tiga poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen, dengan dukungan penuh dari tribun Kanjuruhan sebagai tambahan energi bagi Singo Edan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jaringan Telekomunikasi Lumpuh Akibat Gempa Sulut, Kini Kembali Normal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 3 April 2026, Padat Seharian Tarif Tetap
- Jelang Muscab, PKB Bantul Matangkan Konsolidasi Partai
- HUT ke-80 Sultan HB X, 16 Ribu Nasi Angkringan Ludes di Malioboro
Advertisement
Advertisement






