Metode Wawancara Psikiatri Masih Standar, tetapi Punya Keterbatasan
Studi di JAMA Network Open menemukan wawancara diagnostik gangguan mental masih memiliki tingkat keandalan yang bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten.
Inter Milan/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Inter Milan secara dramatis memastikan satu tempat di partai final Coppa Italia 2025-2026 seusai menumbangkan Como 1907 dengan skor tipis 3-2 pada leg kedua semifinal, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Berlaga di Stadion Giuseppe Meazza, anak asuh Cristian Chivu sempat berada di ambang kegagalan setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari tim tamu. Namun, ledakan performa luar biasa dalam 20 menit terakhir berhasil memastikan kemenangan agregat 3-2 sekaligus mengantar Inter ke partai puncak.
Kejutan Como di Babak Pertama Como tampil sangat efektif sejak peluit awal dibunyikan. Gempuran tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-32 melalui sepakan terukur Martin Baturina yang bersarang tepat di pojok kiri bawah gawang Josep Martinez. Keunggulan 1-0 untuk Como ini bertahan hingga jeda antarpemain.
Memasuki babak kedua, situasi bagi Inter semakin terjepit. Baru tiga menit berjalan tepatnya menit ke-48, Lucas da Cunha berhasil menggandakan keunggulan Como setelah memanfaatkan umpan terobosan manis dari Nico Paz. Skor 2-0 sempat membuat publik tuan rumah terbungkam karena agregat berpihak pada tim tamu.
Momentum Kebangkitan Nerazzurri Mentalitas juara yang ditunjukkan pasukan Nerazzurri mulai terlihat pada menit ke-69. Hakan Calhanoglu memecah kebuntuan melalui tendangan jarak jauh roket yang gagal diantisipasi Jean Butez, memperkecil skor menjadi 1-2.
Tekanan Inter semakin menjadi-jadi menjelang akhir laga. Pada menit ke-86, Calhanoglu kembali menjadi momok bagi pertahanan Como melalui gol sundulan hasil umpan silang akurat Petar Sucic. Kedudukan imbang 2-2 membuat atmosfer stadion bergemuruh hebat.
Hanya berselang tiga menit dari gol penyeimbang, tepatnya pada menit ke-89, giliran Petar Sucic yang menunjukkan aksi heroiknya. Gelandang muda tersebut mencetak gol penentu yang membawa Inter berbalik unggul 3-2 sekaligus memastikan keunggulan agregat bagi tuan rumah.
Menuju Partai Puncak Meskipun Como mencoba melakukan tekanan total di sisa waktu tambahan, pertahanan rapat Inter mampu menjaga keunggulan hingga laga usai. Dengan hasil ini, Inter kini tinggal menunggu pemenang antara duel Atalanta dan Lazio untuk dihadapi di final Coppa Italia 2025-2026.
Kemenangan ini menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi Inter dalam perburuan gelar domestik musim ini. Karakter pantang menyerah yang ditunjukkan di San Siro menjadi pesan kuat bagi lawan-lawan mereka bahwa Nerazzurri siap bertarung hingga detik terakhir demi meraih trofi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi di JAMA Network Open menemukan wawancara diagnostik gangguan mental masih memiliki tingkat keandalan yang bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten.
Pemkot Pekalongan meluncurkan Arboretum Mangrove sebagai pusat edukasi lingkungan dan upaya melindungi kawasan pesisir dari abrasi serta kenaikan muka air laut.
Timnas Indonesia naik ke peringkat 119 dunia ranking FIFA setelah mengalahkan Oman 3-0. Laga kontra Mozambik berpeluang membawa Garuda mendekati posisi 117.
Piala Dunia 2026 resmi bergulir pekan ini. Laga pembuka mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, sekaligus menandai dimulainya
Pencurian uang kotak infak Masjid Sholihin Karangkajen, Jogja, berakhir damai melalui restorative justice setelah pelaku mengambil Rp5.000 dan dimaafkan.
Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Simak profil dan rek