PSIM Sambut Piala Liga, Van Gastel Soroti Jadwal Padat
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA — Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, mengaku puas dengan hasil imbang 1-1 kontra Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2025/2026. Hasil tersebut dinilai penting karena mampu menghentikan tren negatif Laskar Mataram yang sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (22/4/2026), PSIM tampil cukup solid menghadapi tekanan dari tim tamu. Tambahan satu poin membuat PSIM kini mengoleksi 39 poin dan naik sementara ke posisi kesembilan klasemen.
Van Gastel menilai hasil ini memiliki arti besar mengingat kualitas Persija yang dianggap sebagai salah satu kandidat kuat juara. “Saya senang dengan satu poin ini. Mereka adalah tim yang sangat bagus dan layak bersaing di papan atas,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Dalam pertandingan tersebut, PSIM langsung unggul cepat lewat gol Ezequiel Vidal pada menit keempat. Gol itu tercipta setelah memanfaatkan peluang dari skema serangan awal yang efektif. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan hingga menit ke-20 setelah Allano Lima mencetak gol melalui titik penalti.
Persija sempat memiliki peluang emas untuk berbalik unggul menjelang turun minum ketika kembali mendapatkan penalti. Namun, eksekusi Maxwell Souza berhasil digagalkan oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi, yang tampil gemilang sepanjang laga.
Van Gastel mengapresiasi peningkatan performa timnya, terutama di babak kedua. Ia menilai para pemain menunjukkan semangat juang yang lebih tinggi serta mampu bertahan dengan lebih disiplin dan agresif.
“Di babak kedua kami bertahan lebih baik, lebih kompak, dan tidak memberi banyak ruang kepada lawan untuk menciptakan peluang,” katanya.
Sementara itu, bek PSIM, Franco Ramos, juga menilai hasil ini sebagai buah dari kerja keras tim. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah berjuang maksimal menghadapi tekanan dari Persija yang tampil dominan.
Menurut Ramos, satu poin yang diraih menjadi modal penting bagi PSIM untuk bangkit di sisa kompetisi. “Kami datang untuk menang, tapi hasil ini tetap penting karena kami berhasil menghentikan tren kekalahan,” ujarnya.
Dengan hasil ini, PSIM diharapkan mampu menjaga konsistensi performa dan kembali meraih hasil positif pada pertandingan selanjutnya. Momentum kebangkitan ini menjadi krusial bagi Laskar Mataram untuk memperbaiki posisi di klasemen hingga akhir musim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.