Advertisement
Lebih Ganas dari Chelsea! 5 Pelatih Ini Dipecat di Bawah 70 Hari
Liga Inggris - FA
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Kursi pelatih di kompetisi Premier League kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu yang paling panas di dunia sepak bola. Kabar terbaru mengenai Liam Rosenior yang harus meninggalkan Chelsea seusai menjabat selama 106 hari menjadi bukti nyata kerasnya tekanan di liga tertinggi Inggris tersebut.
Meski durasi jabatan Rosenior terasa sangat singkat, sejarah mencatat ada sejumlah pelatih yang nasibnya jauh lebih tragis. Beberapa di antaranya bahkan tidak mampu bertahan hingga 70 hari di bangku cadangan.
Advertisement
Daftar Pelatih dengan Masa Jabatan Paling Singkat, disarikan dari berbagai sumber:
Sam Allardyce (Leeds United): Hanya bertahan selama 30 hari pada tahun 2023. Ia didatangkan sebagai penyelamat, namun gagal menghindarkan tim dari jurang degradasi dalam empat laga yang dilakoni.
Ange Postecoglou (Nottingham Forest): Masa kerjanya berakhir hanya dalam 39 hari. Kegagalan meraih poin dalam delapan pertandingan serta tumpulnya lini depan menjadi alasan utama pendepakannya.
Les Reed (Charlton Athletic): Pada tahun 2006, ia hanya diberi waktu selama 41 hari. Catatan satu kemenangan dari delapan laga liga membuatnya kehilangan pekerjaan dengan sangat cepat.
Igor Tudor (Tottenham Hotspur): Pelatih asal Kroasia ini hanya mencicipi kursi manajer selama 44 hari. Perolehan satu poin dari lima laga liga memaksa manajemen Spurs mengambil keputusan drastis.
Javi Gracia (Leeds United): Ia sempat bertahan selama 69 hari sebelum akhirnya diberhentikan akibat performa tim yang terus merosot tajam.
Tekanan Hasil Instan di Kompetisi Tertinggi Fenomena pemecatan kilat ini menunjukkan betapa besarnya ekspektasi suporter dan tuntutan hasil instan dari pemilik klub. Di Premier League, target tinggi yang tidak dibarengi dengan hasil positif di lapangan sering kali berujung pada keputusan tanpa kompromi.
Situasi yang dialami para pelatih di atas menjadi peringatan keras bahwa tidak ada posisi yang benar-benar aman, bahkan bagi mereka yang memiliki segudang pengalaman sekalipun. Setiap laga adalah penentu nasib; satu rentetan hasil buruk bisa menjadi awal dari akhir karier mereka.
Seusai kepergian Rosenior, kini beban berat berpindah ke pundak Calum McFarlane. Ditunjuk sebagai pelatih sementara hingga akhir musim di Chelsea, McFarlane harus mampu meredam tekanan dan memberikan stabilitas bagi The Blues di tengah badai ekspektasi yang tidak pernah surut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Setujui Desain Kawasan Legislatif di IKN, Ini Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








