Advertisement
Jatuh lalu Menang, Strategi Marc Marquez Bikin Heboh MotoGP
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kemenangan dramatis terjadi di Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 setelah Marc Marquez bangkit dari posisi ke-17 usai terjatuh dan justru finis sebagai juara. Momen ini langsung memicu pertanyaan publik soal aturan dan strategi balapan.
Balapan yang digelar di Sirkuit Jerez, Sabtu (25/4/2026), berlangsung dalam kondisi hujan deras, menciptakan situasi kacau yang membuka peluang tak terduga bagi para pebalap, termasuk Marc Marquez.
Advertisement
Marc Marquez, juara dunia tujuh kali, awalnya memulai balapan dari posisi terdepan. Namun, memasuki lap akhir, ia tergelincir di tikungan terakhir dan sempat tercecer hingga posisi ke-17. Situasi tersebut sempat membuat banyak penonton mengira peluangnya untuk menang telah sirna.
Namun, titik jatuh yang berada tepat di dekat pintu masuk pit lane menjadi faktor krusial. Kondisi ini memungkinkan Marc Marquez segera bangkit dan mengambil keputusan cepat untuk mengganti motor. Ia menunggu rombongan pebalap melintas sebelum menuntun motornya menuju pit lane.
BACA JUGA
“Saya bahkan tak sadar finis pertama, saya pikir San Marco membantu saya hari ini. Saya menunggu grup pebalap untuk lewat dan kemudian melintasi trek untuk mengganti motor. Saya tak sepenuhnya berpikir jernih, itu murni insting,” ujarnya, dikutip dari Crash.net
Setelah menggunakan motor kedua, Marc Marquez tampil agresif dan berhasil menyalip satu per satu pebalap di depannya hingga akhirnya finis di posisi pertama. Kebangkitan luar biasa ini dikenal sebagai remontada—momen langka yang jarang terjadi di MotoGP.
Aksi tersebut sempat memunculkan pertanyaan apakah langkahnya melanggar aturan. Namun, Marc Marquez menegaskan dirinya tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.
“Saya tak pernah berpikir apa yang saya lakukan dilarang walau mungkin mereka mengganti peraturan tetapi untuk sekarang apa yang saya lakukan diperbolehkan,” tegasnya.
Penjelasan MotoGP
Pihak MotoGP pun memberikan penjelasan bahwa Marc Marquez masuk ke pit lane melalui titik resmi, yakni Pit Lane Entry Timing Point, sehingga tetap memenuhi aturan batas kecepatan dan prosedur yang berlaku. Selain itu, ia juga tidak mengabaikan instruksi marshal serta memastikan kondisi lintasan aman sebelum melintas.
MotoGP juga menegaskan bahwa tidak ada aturan yang mewajibkan pebalap masuk pit dari titik tertentu sebelum entry resmi, serta tidak ada keuntungan tidak sah yang diperoleh dari aksinya tersebut.
Kemenangan ini sekaligus menjadi modal penting bagi Marc Marquez untuk menghadapi balapan utama. Ia akan старт dari posisi pertama setelah meraih pole position di sesi kualifikasi.
Pencapaian tersebut menjadi yang pertama bagi Marc Marquez dalam 245 hari terakhir, sekaligus pole position perdana di usia 33 tahun. Ia juga tercatat sebagai polesitter tertua kedua setelah Aleix Espargaro di Silverstone 2024.
Dengan performa yang kembali kompetitif, peluang Marc Marquez untuk mengulang hasil impresif di balapan utama MotoGP Spanyol 2026 terbuka lebar, sekaligus menghadirkan tontonan menarik bagi para penggemar balap motor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Insiden Penembakan Guncang Acara Pers di Washington, Trump Dievakuasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Diduga Aniaya Bayi, Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin
- AHY Dorong Tol Jogja-Solo Segmen Ini Segera Rampung, Ini Alasannya
- Dugaan Kekerasan Daycare di Jogja, Orang Tua Bongkar Fakta
- Pembangunan Hijau, AHY Dorong RTHB di Tol Solo-Jogja
Advertisement
Advertisement








