Advertisement
Inter Gagal Menang, Torino Paksa Imbang 2-2 di Menit Akhir
Logo Serie A Italia. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Inter Milan gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan imbang Torino 2-2 dalam lanjutan Serie A. Sempat unggul dua gol, Inter justru kebobolan di 20 menit terakhir.
Gol balasan Torino datang beruntun sejak menit ke-70, memanfaatkan kelengahan lini belakang Inter yang kehilangan konsentrasi di fase krusial pertandingan.
Advertisement
Torino membuka peluang bangkit lewat gol Giovanni Simeone pada menit ke-70 setelah menerima umpan dari Emirhan İlkhan. Kiper Yann Sommer tidak mampu menghalau bola, membuat skor berubah menjadi 2-1.
Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya wasit menunjuk titik putih usai VAR mengonfirmasi handball Carlos Augusto di kotak penalti. Nikola Vlašić yang menjadi eksekutor sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan keras.
BACA JUGA
Hasil tersebut membuat pemain Inter Milan kehilangan momentum setelah sebelumnya tampil dominan. Keunggulan dua gol yang sudah di tangan harus sirna dalam waktu singkat.
Meski gagal menang, performa individu tetap mencuri perhatian. Federico Dimarco mencatat dua assist, masing-masing untuk gol Marcus Thuram di babak pertama dan Yann Bisseck pada menit ke-61.
Catatan tersebut membuat Dimarco mengoleksi 17 assist musim ini, menjadi yang tertinggi di Serie A sejak 2004/2005, melampaui rekor Alejandro Gómez dengan 16 assist.
Di sisi lain, Thuram kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ketujuh ke gawang Torino sepanjang kariernya di Serie A. Sementara Simeone mencatat gol ke-10 musim ini dan memperpanjang tren mencetak gol dalam empat laga kandang terakhir.
Inter sebenarnya sempat mencetak gol ketiga melalui Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-83. Namun, VAR menganulir gol tersebut karena Thuram lebih dulu berada dalam posisi offside.
Keputusan tersebut membuat suasana berubah drastis dari euforia menjadi kekecewaan dalam hitungan detik.
Hasil imbang ini menggagalkan Inter meraih kemenangan keempat beruntun di liga. Meski masih memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin, peluang meraih gelar belum sepenuhnya aman dengan sisa empat pertandingan.
Selanjutnya, Inter akan menghadapi Empoli, sementara Torino dijadwalkan bertandang ke markas Lecce. Hasil ini menjadi peringatan bagi Inter untuk menjaga konsistensi jika ingin memastikan gelar tanpa bergantung pada hasil tim lain di sisa musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bandara Hantu Sri Lanka Dilepas, Warisan Utang Kini Jadi Beban
Advertisement
Pesawat Terbakar Saat Lepas Landas, 232 Penumpang Dievakuasi
Advertisement
Berita Populer
- Perlintasan KA di Jogja Rawan, Aulia Reza Dorong Keselamatan Kolektif
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- HPN 2026 Sleman Meriah: Jalan Sehat hingga Donor Darah
- Gunungkidul Bangun 16 Jembatan Garuda Inisiasi Presiden Prabowo
Advertisement
Advertisement







